Berita

Foto/Net

Olahraga

Juara Australia Obat Lara Ferrari

SENIN, 03 APRIL 2017 | 08:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemenangannya di Formula 1 GP Australia pekan lalu disebut Sebastian Vettel sebagai obat tepat yang sede­mikian melegakan buat timnya, Ferrari. Musim lalu dilewati Ferrari dengan sangat mengece­wakan.

Tak heran Tim Kuda Jingkrak menuai banyak kritikan. Tapi tim asal Italia itu sudah mengawali musim 2017 dengan menjanjik­an berkat kemenangan Vettel dan finis keempat Kimi Raikkonen dalam seri pembuka.

Sejak GP Australia 2010 si­lam, lewat Fernando Alonso, baru kali ini lagi Ferrari mam­pu mengawali musim dengan sebuah kemenangan. Vettel pun mengaku bangga dengan per­forma timnya yang sudah lebih baik daripada musim lalu.


"Menang senantiasa meny­enangkan, itu merupakan sebuah obat tepat yang sepertinya men­gobati segala sesuatu," ujar Vettel seperti dilansir Crash. net.

"Saat ini sudah begitu karena kami telah melewati sebuah periode yang amat berat. Sudah lama sekali semenjak tim memu­lai musim seperti balapan tempo hari. Mungkin sudah tidak lagi semenjak 10 tahun lalu. Ini san­gat melegakan buat tim. Saya su­dah menjalankan peran sehingga saya amat gembira dan bangga," tambahnya.

Menurut Vettel, sudah banyak kerja keras yang dihabiskan tim untuk persiapan, latihan, dan sebagainya. Tapi itu cuma di permukaan. Fondasinya ada di (markas Ferrari di) Maranello. "Ada sekumpulan besar orang yang berperan atas hasil di bala­pan tersebut," tuturnya.

Ajang balap F1 kini tengah mengganti aturan dengan meng­gantikan mesin turbo hibrida. Hal tersebut dilakukan untuk membuat jet darat lebih bising dan menggunakan energi yang lebih murah. Saat ini balapan F1 kurang digandrungi oleh masyarakat. Itu terjadi karena pengelola olahraga mahal terse­but tak konsisten mengeluarkan aturan. Ya, F1 melakukan pe­rubahan terkait suara knalpot yang sempat hilang sejak 2013.

Lantas untuk mengangkat pamor ajang jet darat tersebut, maka kini diberlalukan peralihan regulasi. Keputusan tersebut telah diambil, bulat, setelah presiden FIA, Jean Todt, ber­temu dengan sejumlah produsen mesin F1.

"Saya sangat puas dengan proses yang ada saat ini, teru­tama banyaknya pemangku kepentingan yang sepakat soal masa depan teknis kejuaraan F1," ujar Todt mengutip dari Motorsport.

"Namun saat ini kami sudah berada di jalur yang benar dan berharap bisa mengambil kepu­tusan terbaik demi masa depan F1," pungkasnya. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya