Berita

Saksikan Penenggelaman Kapal/Net

Politik

Sebanyak 75 Kapal Asing Ditenggelamkan Satgas 115

SENIN, 03 APRIL 2017 | 06:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 81 kapal ditenggelamkan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal (Satgas 115) pada Sabtu (1/4).

Kapal-kapal ini terdiri dari 75 buah kapal asing dan 6 buah kapal milik orang Indonesia. Rincian kapal asing yang ditangkap adalah 46 buah kapal dari Vietnam, 18 buah kapal dari Filipina dan 11 buah kapal dari Malaysia.

Penenggelaman kapal ini secara simbolik dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti selaku Komandan Satgas 115 dan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Ari Soedewo selaku Wakil Komandan Satgas 115.


Total jumlah kapal yang ditenggelamkan pada 1 April 2017 lalu sebanyak 81 buah kapal, terdiri dari 75 buah kapal asing dan 6 buah kapal Indonesia.

"Kegiatan penenggelaman kapal ini secara serentak dilakukan di 12 lokasi di seluruh Indonesia, dengan tombol kendali penenggelaman ditekan oleh Komandan Satgas 115 di Ambon, Maluku," ujar Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Senin (3/4).

Mardiono menjelaskan, alasan komando berpusat di Ambon adalah masih maraknya praktik penangkapan ikan secara ilegal di wilayah Indonesia bagian timur. Hal ini untuk menegaskan bahwa wilayah Perairan Arafuru tidak luput dari perhatian Tim Satgas 115.

"Selain itu, diharapkan pemilihan titik komando ini dapat memberikan semangat kepada aparat penegak hukum lainnya yang bertugas di wilayah timur agar dapat terus bekerja sebaik mungkin," ujarnya.

Adapun rincian lokasi peledakan dan jumlah kapal yang diledakkan adalah sebagai berikut, Pos PSDKP IDI Aceh sebanyak 3 kapal, Stasiun PSDKP Belawan  7  kapal, Satker PSDKP Tarempa 10  kapal, Satker PSDKP Natuna/Lanal Ranai 29 kapal, Satker PSDKP Tarakan/Polair  6  kapal, Polair Polda Bali 1  kapal, Pangkalan PSDKP Bitung  9 kapal, Lanal Ternate 4 kapal, Satker PSDKP Merauke 1 kapal, Lantamal XIV Sorong 1  kapal, Satker PSDKP Pontianak 8 kapal, dan Lantamal IX Ambon sebanyak 2 kapal. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya