Berita

Bisnis

Wajar Publik Anggap Pemerintah Melindungi Ahok

MINGGU, 02 APRIL 2017 | 00:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tindakan polisi yang menangkap sejumlah aktivis dan ulama jelang aksi 313 dinilai berlebihan. Tindakan itu disimpulkan sebagai tindakan yang tak membolehkan masyarakat kritis.

"Publik menilai bahwa itu salah satu bentuk keberpihakan juga terhadap Ahok. Nah kalau kita lebarkan lagi, Ahok ini kan selama ini kelihatan sering menebarkan kebencian terhadap Islam. Dikit-dikit yang dihajar ulama dan segala macam," kata politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, Sabtu (1/4).

Doli menjelaskan, semua orang punya hak untuk menyampaikan ekspresi, menyampaikan aspirasi, bahkan dijamin Undang-Undang (UU) jika orang ingin melakukan demonstrasi.


Lagi pula, katanya, tidak ada yang salah dari aksi 313 yang mengusung tema penjarakan Ahok. Begitupun dengan aksi-aksi umat Islam yang dilakukan sebelum-sebelumnya.

"Ada nggak yang mencederai aturan-aturan yang selama ini berlaku dalam konteks menyampaikan aspirasi, kan nggak ada. Tapi anehnya setiap ada aksi-aksi itu pasti ada yang ditangkap," katanya.

Karenanya, kata dia, jangan salahkan kalau publik menilai pemerintah saat ini ingin melindungi Ahok.

"Atau bisa juga dianggap pemerintah punya motif yang sama dengan Ahok, yaitu tidak suka dengan umat Islam," tukasnya seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jakarta.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya