Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rambut Gadis Dicukur Karena Tak Berhijab, Publik Italia Geram

SABTU, 01 APRIL 2017 | 21:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kasus gadis migran yang rambutnya dicukur oleh sang ibu karena menolak mengenakan hijab memicu kemarahan di masyarakat Italia pekan ini.

Gadis 14 tahun asal Bangladesh itu diketahui tinggal di Bologna. Ia  berhasil mengelabui orang tuanya dengan mengenakan hijab di rumah namun melepasnya di sekolah.

Akan tetapi pekan ini ia kedapayan oleh ibunya tidak mengenakan hijab. Ibunya kemudian mencukur rambutnya.


Keeseokan harinya, gadis itu kembali melepas hijabnya di sekolah. Dan rambunya memicu perhatian. Ia pun bercerita kepada guru dan temannya soal hukuman yang ia dapat.

Pejabat sekolah segera memberitahu polisi dan pelayanan sosial soal insiden tersebut.

Gadis itu pun dipisahkan dari keluarga dan ditempatkan di bawah perawatan pelayanan sosial lokal bersama dengan adik-adiknya.

Sementara kedua orang tuanya ditempatkan di bawah penyelidikan untuk perlakuan buruk dari anak-anak mereka.

Tindakan orang tuanya itu memicu kemarahan di Italia, karena banyak politisi yang meningkatkan kekhawatiran atas migran yang tidak ingin berbaur dengan masyarakat Italia dan mematuhi hukum dan tradisi lokal.

Bologna Walikota Virginio Merola mengutuk hukuman kejam dan tidak dapat diterima, dan menyarankan mereka yang tidak ingin mematuhi tradisi Italia untuk pindah negara.

“Jika Anda ingin menjadi orang Italia Anda harus beradaptasi dengan hukum Italia dan konstitusi kita. Anda tidak dapat memiliki sikap yang berbeda, jika tidak, anda harus pindah negara,”kata Merola, seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya