Berita

Kesehatan

Punya Inpres Khusus, Indonesia Bisa Mandiri Di Bidang Farmasi

JUMAT, 31 MARET 2017 | 20:40 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi IX DPR Muhammad Iqbal optimistis Indonesia tidak akan lagi tergantung dengan luar negeri dalam penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan (alkes). Indonesia akan mandiri di bidang farmasi dengan sudah berlakunya Inpres Nomor 6/2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

"Saya yakin, jika Inpres ini dapat diimplementasikan dengan baik sesuai arahan Presiden, ke depannya Indonesia bisa mandiri di bidang farmasi dan alkes. Kita akan bisa mengurangi ketergantungan impor untuk pemenuhan obat-obatan, vaksin, dan alkes,” terang politisi PPP ini, (Jumat, 31/3).

Inpres tersebut sudah diteken Presiden Jokowi sejak Juni 2016. Saat ini, Inpres tersebut sudah berjalan efektif dan didukung kalangan praktisi kesehatan. Lewat Inpres, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Menteri Perindustrian mendukung pengembangan industri farmasi dan alkes yang diharapkan bisa menjamin ketersediaan obat-obatan dan alkes sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan dan menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Iqbal memastikan, Komisi IX DPR juga mendukung penuh pelaksanaan Inpres tersebut.

"Inpres Nomor 6/2016 menunjukkan bahwa Pemerintah memberikan perhatian terhadap perkembangan industri farmasi dan alkes di dalam negeri untuk mewujudkan kemandirian dan daya saing industri ini. Makanya, kami mendukung penuh," ucapnya.

Inpres ini, lanjut Iqbal, telah memberikan kesempatan kepada pengusaha-pengusaha Indonesia di bidang farmasi dan alkes untuk dapat memproduksi obat-obatan, vaksin, alkes dengan mengutamakan bahan baku dari dalam negeri. "Dengan inilah, kita menjadi mandiri dalam bidang farmasi dan alkes," tandasnya. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya