Berita

Sri Bintang Pamungkas/Net

Politik

Tokoh Pergerakan: Agenda Aksi 313 Tidak Fokus

JUMAT, 31 MARET 2017 | 09:32 WIB | LAPORAN:

. Tokoh pergerakan Sri Bintang Pamungkas (SBP) mengatakan ada agenda yang lebih penting dan bermanfaat jika ingin berdemo.

Tanggapan itu disampaikan SBP terkait rencana Aksi 313 oleh ormas Islam dan mahasiswa pada hari ini (Jumat, 31/3).

"Demo itu, tidak akan bermanfaat kalau agendanya (menuntut) sidang istimewa MPR. Itu aja," pesan SBP saat menghadiri diskusi di Rumah Kedaulatan Rakyat Guntur 49, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (30/3).


SBP sendiri mengaku tidak tahu agenda apa yang diusung dalam Aksi 313. Menurutnya, banyak agenda yang tidak fokus dalam rencana aksi yang diprediksi melibatkan puluhan ribu massa itu.

"Saya nggak tahu persis agendanya apa. Menurut saya banyak agendanya nggak fokus," ungkap tersangka kasus dugaan pemufakatan makar yang berstatus tahanan kota itu.

Meski demikian, SBP tetap mendukung rencananya aksi tersebut. Hanya saja, dosen fakultas teknik Universitas Indonesia itu menegaskan tidak akan ikut turun langsung ke lapangan.

"Tetap mendukung. Tapi pantau dari jauh saja. Sebab demo itu kan hak asasi. Ada dalam konstitusi," pungkas kakek berusia 71 tahun itu.

Rencananya, Aksi 313 akan digelar usai shalat Jumat dengan titik kumpul di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Peserta aksi akan berjalan kaki hingga Istana Merdeka dan menyampaikan tuntutan mereka.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al Khaththath menyampaikan, Aksi 313 akan berupaya mengingatkan Presiden Jokowi agar segera mengambil keputusan untuk mencopot Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, karena sudah menjadi terdakwa kasus penodaa agama. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya