Berita

DR Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jokowi Harus Punya Langkah "Out Of The Box"

KAMIS, 30 MARET 2017 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada satupun negara di dunia yang menjadi makmur saat mengikuti resep-resep Bank Dunia (World Bank).

Begitu kata Mantan Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi-JK di sektor ekonomi.

"Kebijakan memotong anggaran yang diambil pemerintah justru membuat para kreditor dan bondholder senang tapi menyusahkan bahkan memperparah kondisi rakyat," ujarnya saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional bertajuk "Perspektif Rezim Saat Ini" di Aula Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati), Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/3).


Dijelaskan RR, begitu ia disapa, bahwa pada saat Amerika Serikat (AS), Jepang, dan China mengalami kemerosotan ekonomi, pemerintahan mereka justru melakukan Counter Cyclical Policy sehingga mereka bisa pulih lebih cepat.

"Kita bisa melihat AS, Jepang dan China justru memompa sektor perekonomian mereka ketika ekonomi mereka turun, tapi kenapa kita malah melakukan sebaliknya," ujar ekonom senior itu yang disambut tepuk tangan meriah ribuan peserta seminar.

DR Rizal kemudian kenaikan harga gula di Indonesia yang mencapai 2 kali lipat harga gula di luar negeri. Menurutnya, itu terjadi karena Indonesia selama ini menggunakan sistem kartel.

"Karena itu, saya mengusulkan untuk mengganti sistem kartel atau sistem kuota ini dengan sistem tarif," tegasnya.

Untuk itu, RR mendesak Tim Ekonomi pemerintahan Jokowi-JK untuk lebih kreatif dan brilian dalam menghadapi masalah ekonomi yang melilit bangsa ini. Terlebih pertumbuhan ekonomi hanya 5,1 persen.

"Masa pertumbuhan ekonomi kita cuma 5,1? Harus ada langkah-langkah yang 'out of the box'," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya