Berita

aksi 313/net

Politik

Ancam Tak Beri Izin Aksi 313, Wiranto: Kita Hidup Tenang Sajalah

KAMIS, 30 MARET 2017 | 14:21 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebut Aksi 313 yang akan digelar pada Jumat besok (31/3) bisa jadi tak diizinkan oleh kepolisian meski inisiator aksi, Forum Umat Islam (FUI) menyampaikan pihaknya telah meminta izin kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Pelarangan aksi 313 kata Wiranto akan dilakukan jika polisi menemukan indikasi unjuk rasa yang mempersoalkan posisi Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu berpotensi menimbulkan kericuhan dan mengganggu ketertiban umum.

"Saya sampaikan pada Kapolri, kalau demonstrasi mengarah kepada ingin mengacau, ya tidak perlu diizinkan, karena pemerintah punya hak seperti itu. Walau demonstrasi merupakan hak warga negara menyampaikan pendapat di muka umum, tapi kalau rencananya sudah mengandung unsur perusakan, pengacauan, ya tidak perlu diizinkan," ujar Wiranto kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (30/3)


Wiranto pun mengklaim jika masyarakat pasti akan terganggu jika unjuk rasa yang telah berulang kali dilakukan itu akan mengganggu aktivitas mereka. Wiranto meminta pihak-pihak yang memiliki aspirasi terkait Ahok untuk menanti tuntasnya proses hukum. Unjuk rasa yang melibatkan massa dalam jumlah besar dikhawatirkan memiliki potensi menyulut kericuhan.

"Kita hidup tenang sajalah, ikuti peraturan yang berlaku, perundang-undangan yang berlaku. Kita tunggu proses Pilkada berlangsung, yang dikawal dengan baik, jujur, adil, transparan. Itu lebih elegan daripada ramai-ramai turun ke jalan, melakukan aksi-aksi yang kalau ditunggangi pihak lain, pihak yang tujuannya ingin mengacau, menjadi tidak bagus," demikian Wiranto.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya