Berita

Dimas Oky Nugroho/net

Politik

Staf Khusus Presiden: Dialog Kepemudaan Jangan Cuma Ramai Di Jakarta

RABU, 29 MARET 2017 | 21:57 WIB | LAPORAN:

Diskusi kepemudaan lintas organisasi jangan cuma ramai dilakukan di DKI Jakarta, tapi semestinya juga bisa dilaksanakan di seluruh daerah Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Staf Khusus Presiden, Dimas Oky Nugroho, usai menghadiri dialog Rembug Kaum Muda Kebangsaan bersama enam organisasi mahasiswa (PMII, PMKRI, GMNI, IMM, KAMMI, KMHDI) dan Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).

"Tadi saya dengar juga ada komitmen untuk menularkan semangat kebangsaan ke daerah-daerah, ke berbagai kampus, komunitas, dan anak muda. Hal itu sangat baik untuk menunjukkan Indonesia harus bersatu," ungkap Dimas


Turut hadir dalam diskusi tersebut, salah satunya, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Aminuddin Ma'ruf. Dia mengungkapkan, dialog kepemudaan harus sering dilakukan untuk bisa menyebarkan sikap optimis dan semangat kebangsaan.

"Pemuda yang masih tebal dengan idealisme jangan sampai masuk dalam persoalan bangsa, tapi harus menjadi solusi bangsa," tutur Aminuddin.

Sementara Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Angelius Wake Kako, menegaskan sudah bukan saatnya lagi Indonesia terus-menerus membicarakan perbedaan.

"Itu sudah selesai. Kita harus berpikir bagaimana meramu dan menjaga solidaritas," ujar Angelius. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya