Berita

Net

Politik

Manipulasi Data, Tim Ahok Laporkan Anies Ke Bawaslu

RABU, 29 MARET 2017 | 05:10 WIB | LAPORAN:

Tim pemenangan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) bakal melaporkan calon rival Anies Baswedan ke Badan Pengawas Pemilu.

"Kami akan melaporkan saudara Anies yang kami duga telah melakukan fitnah tentang manipulasi data penggusuran," ujar Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Tim Ahok-Djarot Pantas Nainggolan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta (Selasa, 28/3).

Menurutnya, data yang digunakan Anies merupakan daftar wilayah berpotensi tergusur di Jakarta pada tahun 2016. Padahal, di dalamnya tidak menyebutkan terminologi penggusuran.
 

 
"Sesungguhnya tidak ada satu terminologi penggusuran tercantum, tidak ada penyebutan kampung-kampung. Hanya ada titik-titik bangunan di atas kali, spanduk liar, PMKS, pedagang kaki lima, dan sebagainya. Itu yang ada di 325 titik," jelas Pantas.

Dia memastikan bahwa data tersebut diplintir oleh Anies menjadi kampung-kampung yang akan digusur. Hal itu justru menyesatkan publik.

"Ini sebuah pendidikan yang menyesatkan publik, dan menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat," katanya.

Karena itu, Tim Ahok-Djarot melihat kesalahan tersebut wajib ilanjutkan ke ranah hukum.

"Pertama kami akan mengajukan ke Bawaslu sebagai institusi yang melakukan fungsi pengawasan terhadap tahapan pilkada. Kemudian kami akan laporkan sebagai pidana umum ke polisi. Mungkin bahan (bukti) dari media massa akan menjadi sangat penting," demikian Pantas. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya