Berita

Arsul Sani/Net

Politik

PPP: Agama Dan Politik Ada Dalam Kesepakatan Bernegara

SELASA, 28 MARET 2017 | 09:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para pendiri bangsa telah memiliki kesepakatan tersendiri terkait dengan politik dan agama saat mendirikan negara ini.

Para founding fathers berpegangan pada ajaran Imam Ghazali yang menyebutkan bahwa agama dan kekuasaan atau politik itu bagaikan dua orang yang merupakan saudara kembar. Agama merupakan pondasi bagi kekuasaan dan kekuasaan adalah penjaga bagi agama.

Begitu kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar urusan politik dan agama tidak dicampuradukkan.


"Kata Imam Ghazali, segala sesuatu yang dibangun tanpa pondasi akan runtuh dan segala sesuatu yang tidak ada penjaganya akan mudah lenyap," lanjutnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (28/3).

Niat bernegara yang tidak memisahkan agama itu kemudian tertuang dalam Pasal 29 (1) UUD NRI Tahun 1945. Dimana dalam pasal itu, para pendiri bangsa dengan tegas menyatakan bahwa “Negara Berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa”

Tidak hanya itu, Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 juga mencantumkan pengakuan adanya niat menyatukan negara dan agama.

"Malah pembukaan itu juga tegas menyatakan bahwa '…dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa…'," lanjutnya.

Untuk itu ia berharap seluruh elemen bangsa mengingat kembali kesepakatan-kesepakatan bernegara yang diletakkan oleh para pendiri NKRI.

"Termasuk kesepakatan bahwa soal agama dan kekuasaan negara tidaklah untuk secara mutlak dipisahkan," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya