Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jokowi Puas Progres Proyek Bendungan Sei Gong

JUMAT, 24 MARET 2017 | 09:22 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau perkembangan pembangunan proyek Bendungan Sei Gong di Desa Sijantung, Kecamatan Galang Kota Batam.

"Ini waduk (bendungan) Sei Gong seluas 355 hektar yang akan bisa menampung 11 juta m3, airnya nanti digunakan di (pulau) Galang, Rempang, dan utamanya Kota Batam yang masih kekurangan. Kalau rencananya akan selesai akhir 2018, tapi tadi kita berbincang disana bisa maju pertengahan tahun depan bisa selesai," tutur Presiden di lokasi, kemarin.

Presiden menyebut bendungan Sei Gong sebagai salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun pada Kabinet Kerja.


"Ini (konstruksinya) baru mulai 2016 awal, cepat sekali pembangunannya dan hari ini progresnya sudah 35 persen," tambah Presiden.

Selain Menteri Basuki, turut hadir pada kesempatan tersebut adalah anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soedjono, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Walikota Batam H.M Rudi, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso, Kepala Pusat Bendungan Ni Made Sumiasih dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Menteri Basuki menjelaskan, percepatan pekerjaan ini dimulai awal 2016 sampai 2018 dengan melakukan kerja tiga shift selama tujuh hari kerja dan penambahan alat.

Pembangunan Bendungan Sei Gong dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak, yang nilai konstruksinya Rp 238,44 miliar. Bendungan ini akan mensuplai kebutuhan air baku sebesar 400 liter per detik.

Suplai air baku di Pulau Batam utamanya memang berasal dari delapan bendungan yang sudah ada. Sehingga dibutuhkan tambahan pasokan untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi dan penduduk di pulau tersebut.

"Khususnya Pulau Batam dan sekitarnya ini, bendungan bukan untuk irigasi tapi untuk air baku, kebutuhannya saat ini adalah 3.250 liter per detik. Sekarang dengan 8 bendungan yang sudah ada di Pulau Batam, hanya bisa mensuplai sekitar 2.800 liter per detik jadi masih kurang 400 liter per detik," papar Menteri Basuki.

Delapan waduk yang sudah ada saat ini yakni Waduk Sei Baloi, Waduk Sei Nongsa, Waduk Sei Harapan, Waduk Sei Ladi, Waduk muka kuning, Waduk Duriangkang, Waduk Rempang, Waduk Tembesi, dan Embung kebun raya.

Saat ini Kementerian PUPR sedang mencari lokasi lain yang memiliki potensi untuk dibangun embung dan bendungan muara seperti Bendungan Sei Gong.

Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air baku, bendungan ini juga dibangun sebagai fungsi konservasi sumber daya air, pendidikan dan diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Batam.

Diketahui bahwa selain membangun 49 bendungan baru, Kementerian PUPR juga, meneruskan 16 pembangunan bendungan yang belum selesai tahun 2014. Pembangunan bendungan baru tersebut telah dimulai dibangun sejak tahun 2015 yaitu sebanyak 13 bendungan, tahun 2016 sebanyak delapan bendungan dan sembilan bendungan di 2017 ini.

Ditargetkan pada akhir 2019 nanti sebanyak 29 bendungan telah selesai dan dapat menambah tampungan air sebanyak 1,7 miliar meter kubik.

Selain menunjang ketahanan pangan, peningkatan kuantitas air juga demi memenuhi aspek kebutuhan manusia lainnya seperti kebutuhan air rumah tangga (domestik), perkotaan (municipal), dan kegiatan industri (industrial).[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya