Berita

Bank DKI/Net

Bisnis

Laba Bank DKI Tumbuh 178 Persen

JUMAT, 24 MARET 2017 | 02:36 WIB | LAPORAN:

Kinerja Bank DKI di tahun 2016 tumbuh secara signifikan, sesuai dengan Laporan Keuangan Audited dimana Bank DKI mencatatkan laba sebesar Rp 645,11 miliar, tumbuh 178,02 persen dari laba bersih tahun 2015 sebesar Rp231,80 miliar. Perolehan laba ini tercapai berkat upaya-upaya efisiensi dan berbagai perbaikan khususnya penurunan NPL.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (23/03).

Kresno menjelaskan, perolehan laba bersih tersebut dipengaruhi peningkatan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 12,45 persen menjadi Rp 2,50 triliun dan peningkatan pendapatan operasional lainnya yang tumbuh 181,89 persen menjadi Rp 343,95 miliar serta penurunan beban penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar Rp 480,90 miliar di tahun 2016 dari Rp 734,60 miliar di tahun 2015 sebagai dampak dari membaiknya kolektibilitas kredit.


Bank DKI juga fokus dalam melakukan upaya perbaikan di bidang perkreditan dengan melakukan penataan ulang proses bisnis, pemberian kredit yang lebih selektif dan peningkatan mitigasi risiko.

Upaya lainnya yang dilakukan adalah melakukan penagihan, restrukturisasi kredit, serta hapus buku yang menurunkan rasio NPL Gross dari 7,96 persen per 31 Desember 2015 menjadi 5,35 persen per 31 Desember 2016. NPL Nett juga mengalami perbaikan dari 4,23 persen per 31 Desember 2015 menjadi 2,75 persen per 31 Desember 2016.

Atas pencapaian kinerja keuangan tersebut, RUPS Tahunan Bank DKI tahun buku 2016 yang telah dilaksanakan pada 16 Maret 2017 dan menetapkan dividen Bank DKI sebesar Rp193,53 miliar atau 30 persen dari laba bersih yang nantinya menjadi kontribusi Bank DKI dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah.

Secara umum, kinerja keuangan Bank DKI juga dapat dilihat dari pencapaian total aset per 2016 yang tercatat Rp 40,57 triliun dengan pencapaian Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 28,45 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp 24,48 triliun.

Selain peningkatan kinerja keuangan, sepanjang tahun 2016, Bank DKI juga terus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan Jakarta dan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti peluncuran kartu JakartaOne, implementasi Cash Management System di lingkungan Pemprov. DKI Jakarta, e-Parking Terminal Parkir Elektronik, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui e-Samsat, e-Retribusi, absensi elektronik penghuni rusun serta pembiayaan kepada UMKM di Jakarta.

Di lain pihak, Bank DKI juga melakukan relokasi kantor pusat ke Gedung yang terletak di Jalan Suryopranoto No. 8, Jakarta Pusat, dari sebelumnya di Jalan Ir. H. Juanda III No. 7-9, Jakarta Pusat. Perpindahan kantor pusat ini didasari kebutuhan Bank DKI akan gedung kantor yang lebih representatif untuk dapat melayani nasabah secara optimal dan memperhatikan kondisi kantor pusat sebelumnya yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda III No. 7-9, Jakarta Pusat yang sudah digunakan selama lebih dari 40 tahun. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya