Eni Maulana/Net
Eni Maulana/Net
RMOL. Kalangan dewan menganggap posisi Wakil Direktur Utama Pertamina perlu dihapuskan. Posisi tersebut berpotensi menimbulkan tumpang tindih kepemimpinan di perusahaan.
"Kewenangan wadirut terlalu besar. Kita khawatirkan di kemudian hari menganggu proses organisasi di Pertamina. Bisa menciptakan dua poros kepemimpinan antara dirut dan wadirut," kata Anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih di Jakarta (Rabu, 22/3).
Menurut dia, aturan perusahaan yang memberikan keleluasaan kepada wadirut untuk mengambil keputusan sebagaimana diatur dalam AD/ART Pertamina Pasal 11 ayat 19 juga harus dihapus.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Jumat, 24 April 2026 | 16:14
Jumat, 24 April 2026 | 15:44
Jumat, 24 April 2026 | 15:38
Jumat, 24 April 2026 | 15:31
Jumat, 24 April 2026 | 15:24
Jumat, 24 April 2026 | 15:13
Jumat, 24 April 2026 | 14:46
Jumat, 24 April 2026 | 14:43
Jumat, 24 April 2026 | 14:17
Jumat, 24 April 2026 | 14:16