Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
RMOL. Pihak operator jika masih mengandalkan pada pendapatan interkoneksi sudah tidak relevan lagi melihat perkembangan teknologi informasi yang sudah berbasis persaingan antara pemain. Karena itu, penurunan tarif interkoneksi menjadi tren yang tidak bisa dihindari.
"Dengan beralihnya sistem komunikasi dari switching base ke internet protocol (IP) base, maka tarif interkoneksi sudah tidak relevan menjadi beban terhadap pelanggan. Penurunan tarif interkoneksi itu sudah sejalan dengan perkembangan telekomunikasi dewasa ini,†kata Ketua Forum Telematika Kawasan Timur Indonesia (KTI) Hidayat Nahwi Rasul dalam keterangannya.
Menurut dia, sudah bukan lagi zamannya operator menggantungkan pendapatan dari tarif interkoneksi. Pendapatan operator seharusnya terfokus pada data atau kuota.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Jumat, 24 April 2026 | 16:14
Jumat, 24 April 2026 | 15:44
Jumat, 24 April 2026 | 15:38
Jumat, 24 April 2026 | 15:31
Jumat, 24 April 2026 | 15:24
Jumat, 24 April 2026 | 15:13
Jumat, 24 April 2026 | 14:46
Jumat, 24 April 2026 | 14:43
Jumat, 24 April 2026 | 14:17
Jumat, 24 April 2026 | 14:16