Berita

Foto: Net

Dunia

Tiga Kapal Selam Indonesia yang Dipesan dari Korea Selatan akan Segera Beroperasi di Laut Nusantara

RABU, 22 MARET 2017 | 00:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tiga kapal selam yang dipesan Republik Indonesia dari Korea Selatan akan segera rampung, dan bila tidak ada aral melintang tahun depan ketiganya sudah bisa beroperasi mengawal laut Nusantara.

Menurut Dutabesar Republik Korea Cho Taiyoung dalam jamuan makan malam dengan pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di kediaman dinas Jalan Imam Bonjol, Selasa (21/3), satu kapal selam yang sedang diujicoba di perairan Korea Selatan akan tiba antara bulan Mei dan Juni.

Sementara satu kapal selam lagi direncanakan tiba di Indonesia akhir tahun 2017.


Adapun satu kapal selam lainnya akan dirakit di Indonesia, dan diperkirakan selesai tahun depan.

Ketiga kapal selam tersebut merupakan pengembangan dari kapal selam Kelas Chang Bogo Angkatan Laut Korea Selatan dan kapal selam Kelas Cakra milik TNI Angkatan Laut Indonesia.

Dua kapal selam dibuat di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) di Okpo yang berada di Pulau Geoje. Uji coba di perairan dimulai pada Maret 2016 lalu dan secara resmi diluncurkan bulan Oktober 2016.

"Dibutuhkan waktu satu tahun untuk uji coba di perairan Korea, sebelum dikirim ke Indonesia. Kini sedang tahap pelatihan bagi pelaut Indonesia untuk mengemudikan kapal selam itu," ujar Dubes Cho.

Ketiga kapal selam yang segera bertugas mengawal laut Nusantara ini memiliki panjang 61,3 meter dan kecepatan hingga 21 knot di bawah permukaan air, serta kemampuan berlayar lebih dari 50 hari.

Kapal selam ini memiliki delapan peluncur torpedo kaliber 533 mm serta mampu melepaskan ranjau laut dan meluncurkan rudal anti kapal permukaan. Juga memiliki kemampuan melepaskan Torpedo Counter Measure (TCM). [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya