Berita

Gedung Pertamina/net

Bisnis

Menggandeng Total Atau Tidak, Urusan Pertamina

SABTU, 18 MARET 2017 | 13:16 WIB | LAPORAN:

Pemerintah tidak seharusnya meragukan kemampuan Pertamina mengelola lapangan gas Blok Mahakam di Kalimantan Timur.

"Perkara apakah nanti Pertamina akan menggandeng Total atau tidak, itu urusan Pertamina," tegas anggota Komisi XI DPR, Kardaya Warnika, dalam keterangannya.

Lanjut Kardaya, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 34, setelah kontrak habis maka prioritas pengelolaan Blok Mahakam akan jatuh kepada Pertamina.


"Jangan coba-coba cari hal yang tidak perlu dicari. Seharusnya Menteri ESDM Ignasius Jonan melakukan hal ini. Nanti, Pertamina yang akan berpikir secara bisnis," jelas Kardaya, yang sebelumnya merupakan Ketua Komisi VII yang membidangi energi.

Dalam konteks bisnis inilah, semua urusan seharusnya diserahkan kepada Pertamina seperti pernah terjadi di Madura, Jawa, dan Sumatera. Termasuk, lanjut Kardaya, dalam menentukan mitra pengelolaan blok tersebut. Jika Pertamina menilai bahwa Total masih layak dijadikan mitra, maka hal itu bisa dilakukan.

"Ada aturannya dalam Undang-Undang Migas," sebut Kardaya.

Apalagi, Kementerian ESDM pernah menyatakan bahwa Pertamina sanggup mengelola Blok Mahakam setelah kontrak dengan Total E&P Indonesie berakhir pada 2017.

Dari sisi teknis dan keuangan pada proposal yang disampaikan kepada pemerintah beberapa waktu lalu, Pertamina menyatakan siap melanjutkan produksi Mahakam dan juga pendanaannya. Dalam hal ini, Pertamina harus tetap memperoleh participating interest mayoritas dalam pengelolaan Blok Mahakam. Sisanya, diberikan kepada swasta dan pemerintah daerah.

"Misalkan dapat 70 hingga 80 persen. Sisanya untuk swasta dan pemerintah daerah," kata dia.

Hak partisipasi Pemda juga harus dimanfaatkan sepenuhnya guna kemakmuran masyarakat Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur yang
menjadi lokasi Blok Mahakam. Pemerintah pusat harus memastikan kepemilikan Pemda tidak beralih pada pihak swasta.

"Jangan sampai kemudian dijual pada pihak swasta dan asing," tuturnya.

Menurut catatan, produksi gas Blok Mahakam mencapai 1.750 juta kaki kubik per hari (MMCFD) dan minyak 66.400 barel per hari pada 2016. Produksi itu menurun bila dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yaitu 1.757 MMCFD dan 67.800 barel per hari.

Blok Mahakam terdiri atas 107 sumur lama serta 111 sumur baru yang di antaranya masih dalam tahap pengembangan. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya