Berita

Politik

Kemenlu Belum Bisa Pastikan Kematian Bahrumsyah

RABU, 15 MARET 2017 | 20:12 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri belum bisa mengkonfirmasi kabar kematian Bahrumsyah, komandan Negara Islam (ISIS) wilayah Asia Tenggara yang dikabarkan tewas dalam sebuah serangan bom di Suriah.

Menurut Juru Bicara Kemenlu RI Arrmanantha Nassir, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS tidak pernah melapor kepada perwakilan Indonesia di negara itu.

"Tidak ada WNI yang mau gabung ke kelompok teroris melaporkan diri ke kita. Oleh karena itu tidak tercatat," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/3).


Karena itu, pemerintah tidak pernah tahu mengenai keberadaan atau nasib WNI yang selama ini bergabung bersama ISIS.

"Kita tidak bisa memverifikasi apakah benar dia (Bahrumsyah) sudah tewas atau tidak. Itu kesulitannya karena mereka ilegal," jelas Arrmanantha.

Bahrumsyah yang dikenal sebagai Abu Muhammad al Indonesi dikabarkan tewas ketika mobil bermuatan bom yang dikemudikannya meledak dalam perjalanan menuju Unit Angkatan Darat Suriah di Palmyra.

ISIS kemudian mengkonfirmasi kematian Bahrumsyah, meski dalam sebuah posting di media sosial kelompok radikal tersebut mengklaim keberhasilan serangan terhadap pasukan Suriah.

Bahrumsyah diketahui bergabung dengan ISIS sejak tahun 2014. Dia bahkan sempat muncul dalam rekaman video perekrutan dengan mengajak militan di Indonesia, Malaysia dan negara-negara di Asia Tenggara dapat ikut berjuang bersama ISIS. [wah] 

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya