Berita

Olahraga

Indonesia Minimal Harus Raih 13 Medali Emas Dalam Asian Games Ke-18

RABU, 15 MARET 2017 | 16:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada Sejumlah target prestasi yang ingin diraih Indonesia selaku Tuan Rumah Penyelenggara Asian Games ke-18 di Jakarta dan Pelambang tahun 2018.

"Mengingat potensi yang dimiliki dari atlet terpilih yang berjumlah 877 orang itu, Indonesia menargetkan capaian peringkat ke-8 hingga 10 Asian Games 2018," kata Menko PMK, Puan Maharani, di Jakarta (Rabu, 15/3)

Rapat terbatas ini membahas persiapan sukses prestasi para atlet dalam ajang Asian Games ke-18 Ratas dihadiri oleh Ketua Pengarah Asian Games 2018, Wapres Jusuf Kalla; Penanggungjawab Asian Games 2018 yang juga Menpora Imam Nahrawi; para petinggi INASGOC selaku panitia  Asian Games 2018; Ketua Satlak Prima, Achmad Soetjipto; Staf Khusus Menko PMK Dolfie OFP; dan lain-lain.


Indonesia, lanjut Puan, setidaknya harus mampu memperoleh medali emas antara 13 hingga 20 medali. Para atlet yang tengah dipersiapkan diminta juga setidaknya mampu mengungguli para atlet lain yang sama-sama berasal dari kawasan Asia Tenggara.  Mereka para atlet terpilih itu juga dipastikan bebas doping.

Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang akan diikuti oleh 45 negara dan mempertandingkan 484 nomor dari 42 cabang olahraga. Venue cabang olahraga yang dipertandingkan akan mengambil lokasi di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.  Asian Games 2018 akan dihelat sesuai mekanisme empat sukses yaitu Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, dan Sukses Ekonomi.

Penyelenggaraan Asian Games 2018 ini, jelas Wapres Jusuf Kalla, memang akan digelar dengan acara yang tidak terlalu mewah. Dengan kebutuhan anggaran    yang cukup besar,tentu juga akan minta keterlibatan pihak lain terutama swasta untuk menbantu.    

"Yang terpenting adalah anggaran yang nanti digunakan dapat dipertanggungjawabkan dan transparan, jelas laporannya. Evaluasi kegiatan persiapan belum  kita lakukan tetapi semuanya sudah berjalan sesuai agenda," ucapnya. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya