Berita

Faisal Basri/Net

Bisnis

Faisal Basri: Jokowi Terlalu Memanjakan Kelas Menengah, Abaikan Petani

SELASA, 14 MARET 2017 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Indonesia memiliki 78 persen orang miskin yang mayoritas tinggal di desa dan bertani.

Di masa kini, nilai tukar petani (NTP) terus melorot hingga Februari 2017. Akibatnya, buruh tani dan juga petani gurem hidup miskin jauh dari kesejahteraan.

"Pemerintah ini ngomongnya selangit. Ada duit 70 triliun, tapi petani sengsara semua. Ini duit jangan-jangan buat dibagi-bagi orang tertentu saja," cetus pengamat ekonomi politik, Faisal Basri di Forum Diskusi Ekonomi Politik, Menteng, Jakarta, Selasa, (14/3).


Petani Indonesia juga memiliki upah paling rendah dengan jam kerja tertinggi, peringkat tiga di dunia.

"Jam kerjanya berat, tapi dapetnya sedikit. Makanya biasanya nyari lagi kerja sampingan," imbuhnya.

Salah satu bukti kesejahteraan petani menurun, menurut Faisal, bisa dilihat dari penjualan motor terus menurun selama dua tahun terakhir. Sementara, penjualan mobil naik.

Faisal menilai pemerintah terlalu memanjakan kaum menengah dengan membangun infrastruktur bagi mobilitas kaum menengah ke atas. Sementara, sektor pertanian tidak dibangun agar petani tersejahterakan.

"Kelas menengah ini dimanja Jokowi. Bangun MRT, bangun tol buat mudik. Yang dipikirin mudik, bukan menyelesaikan persoalan petani yang gak selesai hanya dengan dibagi bibit gratis," kritiknya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya