Berita

Muhammad Zainul Majdi/Net

Bisnis

Gubernur NTB: Jangan Bangga Pertumbuhan Ekonomi Secara Statistik

MINGGU, 12 MARET 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN:

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi mengajak umat Islam Indonesia untuk segera menghentikan perdebatan yang tidak substansial.

Umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia, kata Muhammad yang juga ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Wathan (PBNW) sudah seharusnya fokus untuk proaktif secara kolektif bersama elemen bangsa lain dalam menyumbangkan pertumbuhan kekuatan ekonomi Indonesia.

"Tapi jangan membanggakan pertumbuhan berdasarkan statistik. Dari angka itu kelihatan angka pengangguran turun, pertumbuhan naik tapi kesenjangan justru meningkat. Ini namanya tidak adil," kata Muhammad usai kunjunganya ke PP Muhammadiyah di Jakarta, beberapa waktu lalu.


Muhammad pun memberikan contoh di wilayah yang dipimpinnya, mengalami hal sama dan saat ini terus dibenahi. Pihaknya akan memperketat peraturan gubernur, walikota hingga peraturan daerah dalam hal inventarisir semua produk pembangunan yang fokus memperkecil kesenjangan.

Banyak kasus di daerahnya dan hampir seluruh wilayah di Indonesia yang masih tergantung retribusi besar dan mempersulit perizinan para pengusaha kecil. Sedangkan, pengusaha besar dengan usaha retail modern malah diberi kemudahan dalam hal perizinan hanya dengan dalih studi kelayakan. Ironisnya, imbuh Muhammad retail modern itu ditempatkan di wilayah pengusaha kecil.

"Itu memang kelihatan ada pertumbuhan ekonomi tumbuh secara statistik, tapi kesenjangan kan meningkat. Sekarang mari kita nggak usah peduli dengan pertumbuhan dalam angka. Tapi perkecil kesenjangan," kata Muhammad.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya