Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mematangkan kerja samanya dalam membangun infrastruktur strategis yang meliput berbagai bidang melalui Rakornas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Pada bidang sumber daya air, kerja sama difokuskan pembersihan sungai dan kegiatan tanggap darurat bencana. Di bidang Bina Marga, TNI membantu pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan dan Papua serta Trans Papua.
Pada bidang cipta karya, kerjasama dilakukan melalui pembentukan karakter anggota Satuan Tugas Tanggap Darurat yang bertugas dalam penanganan bencana alam.
Di bidang perumahan, Kementerian PUPR membangun hunian prajurit TNI berupa rumah susun dan rumah tapak.
Pada tahun 2015 telah dibangun sebanyak 7.636 unit, kemudian di tahun 2016 sebanyak 3.624 unit rusun/rusus yang diperuntukan bagi TNI/Polri.
Sedangkan tahun ini, pembangunan rusun/rusus TNl/Polri dikerjakan Kementerian Pertahanan dan Polri. Namun, Kementerian PUPR akan melaksanakan sebanyak 129 unit rusus/rusun yang merupakan pekerjaan Ianjutan dari tahun sebelumnya.
Seperti halnya TNI yang memiliki TMMD, Kementerian PUPR juga memiliki program infrastruktur berbasis masyarakat atau padat karya seperti program pemberdayaan untuk perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi di perdesaan,operasi dan pemeliharaan jalan, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Kota tanpa Kumuh (Kotaku), Pengembangan lnfrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), rumah swadaya, dan Rumah Khusus.
Dalam berbagai kesempatan Menteri Basuki menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya pembangunan fisik untuk pengembangan Wilayah, tetapi efektif untuk penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
[wid]