Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gapeksindo Curhat Ke Pemprov DKI Soal Gulung Tikar Ribuan Pengusaha Kecil

RABU, 08 MARET 2017 | 20:21 WIB | LAPORAN:

RMOL. Ribuan pengusaha kecil yang selama ini menjadi rekanan Pemprov DKI gulung tikar akibat diterapkannya sistem pelelangan konsolidasi.

Kondisi tersebut disampaikan pengurus DPD Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) DKI saat beraudiensi dengan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI, Gamal Sinurat di Balaikota, Rabu (8/3).

Ketua Umum DPD Gapeksindo DKI, Ferdamos Sitanggang menjelaskan, lebih dari 50 persen anggotanya terpaksa gulung tikar lantaran ketiadaan pekerjaan proyek pembangunan berskala kecil di Pemprov DKI.


"Mereka yang gulung tikar adalah perusahaan kategori kecil. Jumlah mencapai 1.000 perusahaan dari total 1.800 anggota Gapeksindo DKI," ungkap dia.

Menurut Ferdamos, tutupnya pelaku usaha tersebut bukan karena tidak memiliki kompetensi, melainkan tidak adanya pekerjaan proyek.

"Sejak diterapkannya sistem konsolidasi lelang, proyek yang nilainya dibawah Rp2,5 miliar tidak ada lagi. Karena Pemprov DKI menggunakan sistem paket dimana proyek kecil digabung menjadi satu kesatuan sehingga tidak bisa dikerjakan perusahaan kecil. Ini yang menjadi penyebab mereka gulung tikar," jelasnya.

Karenanya, Ferdamos berharap Pemprov DKI mengkaji ulang penerapan sistem tersebut.

Terancamnya kelangsungan perusahaan kecil ini juga diungkapkan Onasis Chelerodes, Ketua DPC Gapeksindo Jakarta Pusat. Dipengurusan di wilayahnya sudah terdapat sekitar 100 perusahaan yang kembang kempis dari total 128 anggotanya.

"Sekalipun tidak bisa direvisi kebijakan ini, setidaknya Pemprov DKI dapat memberikan pembinaan kepada kelompok usaha ini. Karena bila mereka 'mati' dampak yang terjadi jelas adanya pengangguran," ujarnya.

Menanggapi keluhan ini, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI, Gamal Sinurat berjanji akan menindaklanjuti keluhan kelompok pengusaha.

Gamal menjelaskan, penerapan sistem konsolidasi lelang dan e-catalog merupakan bagian upaya Pemprov DKI mempercepat pembangunan infrastruktur. Meski ia tidak menampik bahwa antara Pemprov DKI dengan Gapeksindo adalah mitra pembangunan.

"Pemprov DKI dan Gapeksindo saling membutuhkan karenanya saya berjanji menindaklanjuti hasil pertemuan ini," pungkasnya. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya