Berita

Foto/Net

Politik

Ikatan Istri Legislator Golkar Minta Pemerintah Peduli Pada Veteran Perang

RABU, 08 MARET 2017 | 07:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) menunjukkan kepeduliannya terhadap para pejuang kemerdekaan. Bertempat di Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/3), para istri anggota DPR dari Golkar menggelar bakti sosial untuk para veteran perang kemerdekaan.

Ketua Umum IIFPG Loemungga Gumiwang mengatakan, hampir setiap daerah di Indonesia punya pejuang kemerdekaan. Bandung pun punya tokoh pejuang bernama Mohammad Toha.

Istri Agus Gumiwang Kartasasmita itu menjelaskan, Mohammad Toha merupakan sosok heroik dalam peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946.


“Surabaya mempunya Bung Tomo. Bandung tidak kalah, punya sosok Pahlawan yang sangat heroik, Pemuda yang baru saja menginjak usia 19 tahun kala itu, Mohammad Toha berhasil mengobarkan semangat perlawanan yang kita kenang sampai saat ini,” ujar Loemungga.

Lebih lanjut Loemungga menegaskan, jasa pahlawan bukan  sekadar untuk dikenang. Sebab, semangat perjuangan para pahlawan itulah yang harus diteladani untuk konteks perjuangan saat ini.

“Dalam konteks kekinian, banyak hal yang dapat dilakukan pelajar dan pemuda Indonesia dalam mengisi kemerdekaan. Pelajar dan pemuda saat ini selain mempunyai tugas utama dalam mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi, mereka juga harus mempunyai semangat dan idealisme seorang pahlawan dalam meningkatkan kemandirian dan menjaga martabat bangsa,” urainya.

Sedangkan untuk menghormati para pejuang Bandung Lautan Api, IIFPG menggelar bakti sosial bagi sekitar 140 veteran. Mereka adalah anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bandung.

Dalam bakti sosial itu IIFPG menyerahkan bantuan berupa uang kadeudeuh bagi para anggota LVRI Bandung. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Loemungga kepada Ketua LVRI Bandung DR H.C Setia Syamsi MBA.

Loemungga juga mengharapkan adanya kepedulian ekstra dari pemerintah untuk para veteran Bandung Lautan Api. “Hendaknya Pemerintah baik pusat ataupun daerah dapat memberikan perhatian khusus kepada mereka,” ujarnya. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya