Berita

APNI Dilantik/Net

Nusantara

Asosiasi Penambang Nikel Targetkan 26 Smelter Tahun Ini

SENIN, 06 MARET 2017 | 12:32 WIB | LAPORAN:

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara meresmikan dan melantik dewan pengurus pusat dan dewan pengurus wilayah Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) sebagai asosiasi penambang nikel pertama di Indonesia.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Susigit mengatakan bahwa asosiasi ini dapat menjadi wadah bagi para penambang untuk bisa saling tukar pikiran. Manfaatnya, pemerintah dapat berkomunikasi dengan efektif bersama dengan para penambang nikel.

"Pemerintah, khususnya Dirjen Minerba bersyukur dengan adanya asosiasi ini akan semakin baik bekerja ke depan. Penambang nikel Indonesia bisa makin kompak dan akan ada sinergi yang lebih baik dengan pemerintah," kata Bambang di Gedung Ditjen Minerba, Jakarta, Senin (6/3).


Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua Umum APNI Ladjiman Damanik mengatakan, fokus utama asosiasi di antaranya sinkronisasi harga nikel dan nilai tambah industri dengan pembangunan smelter.

"Saat ini ada sekitar 6 smelter nikel di Indonesia, yang kapasitasnya sekitar 400 hingga 500 ribu ton per tahun. Tahun ini ditargetkan ada 26 smelter yang rampung, dengan kapasitas total mencapai lebih dari 1 juta ton per tahun," urainya.

Adapun jajaran pengurus Asoasiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) yang baru saja diresmikan antara lain:

1. Ketua Umum : Ladjiman Damanik
2. Wakil Ketua Umum II : Sudirman Tjakradinata
3. Wakil Ketua Umum II : Wiratno
4. Sekertaris Jendeeal : Meidy Katrin Lengkey
5. Wakil Sekertaris I : Maman Khairusalam
6. Wakil Sekertaris II : Taruna Adji
7. Bendahara Umum : Antonius Setyadi
8. Wakil Bendahara Umum I : Dadang Praptomo
9. Wakil Bendahara Umum II : Ense Cunha. [ian]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya