Berita

Yusuf Mansyur/Net

Politik

Harapan Yusuf Mansyur Atas Kunjungan Raja Salman Ke Indonesia

KAMIS, 02 MARET 2017 | 12:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Para tamu undangan sudah mulai berdatangan ke komplek DPR Jakarta untuk mendengarkan pidato politik Raja Arab Saudi Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud.

Pukul 13.00 WIB, Kamis (2/3), Raja Salman dijadwalkan akan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para Wakil Rakyat. Raja Salman juga akan menyaksikan pemutaran video kunjungan Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud pada 47 tahun silam.

Salah satu tamu undangan yang terlihat sudah hadir adalah pendakwah muda yang juga pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ketapang, Tangerang, Yusuf Mansyur.


"Iya alhamdulillah, diundang langsung oleh DPR RI," kata Ustad Yusuf Mansyur sapaan akrabnya, saat ditemui di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3).

Lewat kunjungan Raja Salman kali ini, Ustad Yusuf Mansyur berharap Pemerintah Arab Saudi juga memberikan peluang investasi bagi Indonesia untuk membangun hotel di Tanah Suci.

"Saya pribadi harapannya, kita dapat izin bangun hotel Indonesia di Tanah Suci, kan belum neh kita. Kalau boleh si, nanti kalau kita dapat bicara, kita ingin dapat izin bangun hotel untuk jamaah umroh dan haji yang deket-deket dengan Masjid Nabawi dan Masjidil Harom. Kan cakep tuh, gantian kita yang investasi di sana," jelasnya.

Lebih lanjut Ustad Yusuf Mansyur mengungkapkan kedatangan Raja Salman ke Indonesia bisa memberikan berkah bagi kedua negara. Apa yang disepakati oleh pihak Kerajaan Arab Saudi dengan Pemerintah RI harus direalisasikan, agar kedatangan Sang Raja tidak dianggap pertemuan biasa saja. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya