Berita

Raja Salman/Net

Politik

Aboe Bakar: Kedatangan Raja Salman Pelepas Dahaga Di Tengah Gurun Pasir

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 10:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kedatangan Raja Salman adalah keberkahan buat Indonesia.

"Ini seperti seseorang yang menemukan minuman dingin di tengah padang pasir," kata anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/2).

Aboe Bakar menjelaskan, Indonesia sedang membutuhkan likuiditas yang cukup banyak, bahkan terakhir pemerintah sedang mencari dana segar sebanyak Rp 6 triliun melalui instrumen sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara.


Kedatangan Raja Salman yang disebut membawa investasi sebanyak Rp 334 triliun, seolah menjadi pelepas dahaga di tengah kehausan yang membuncak. Tak hanya menyelamatkan hidup, imbuh Aboe Bakar, nilai investasi yang sedemikian besar tentunya akan membuat Indonesia semakin segar.

"Namun saya berpesan, bila memang investasi 25 miliar dolar AS tersebut direalisasikan haruslah digunakan dengan baik dan benar, sebagai bagian dari amanah," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Tak hanya soal investasi, Aboe juga menilai kehadiran Raja Salman yang membawa rombongan besar hingga 1.500 orang ke Bali, juga menjadi peluang besar untuk mempromosikan industri wisata di Indonesia.

"Kehadiran Raja Salman tersebut tentunya dapat menjadi triger kenaikan wisatawan dari timur tengah," terangnya.

Selain itu pemberitaan kunjungan ini juga dinilainya dapat menjadi promosi gratis ke berbagai negara di belahan dunia. Oleh karenanya, Aboe Bakar menekankan, kesempatan ini harus dimanfaatkan secara optimal, baik oleh Kementerian Pariwisata maupun pihak terkait lainnya.

"Secara khusus saya minta Kapolri untuk memberikan atensi yang serius terhadap pengamanan Raja Salman dan rombongannya selama datang di Indonesia," kata Aboe Bakar.

Ia berharap, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menurunkan pengamanan secara terpadu, mulai dari personel obyek vital yang ditambah dengan satuan pendukung lainnya.

"Kehadiran Raja Salman ini saya yakini didorong oleh semangat ukhuwah islamiyah yang beliau miliki. Pastilah beliau sangat memahami bahwa Indonesia yang memiliki penduduk mayoritas muslim sedang mengalami persoalan liquiditas," tutup Aboe Bakar.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya