Berita

Foto/Setkab

Politik

Presiden Jokowi: Indonesia Sedang Dalam Kondisi Terbaik Berinvestasi

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017 | 03:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo mengapresiasi para Chief Executive Office (CEO) yang menyempatkan untuk hadir saat akhir pekan pada pertemuan bisnis dalam rangka kunjungan kerjanya di Sydney, Australia, Sabtu (25/2).

Pada pertemuan itu, Presiden menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami kondisi terbaik dalam dunia investasi karena meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Beberapa lembaga rating, tambah Presiden, seperti Fitch, Edelman, dan Moody’s menyebutkan naiknya indeks kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia.


"Moody’s dan Fitch dua bulan lalu merilis indeks yang menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap pemerintah Indonesia naik dari stabil ke nilai yang positif," papar Jokowi sapaan akrabnya saat memberikan sambutan pada acara pertemuan bisnis yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel, Sydney.

Awal bulan ini, lanjut Jokowi, lembaga rating Edelman merilis indeks tahunan mereka yang menyebutkan kepercayaan publik terhadap pemerintah Indonesia melonjak 13 poin menjadi 74.

Dalam acara pertemuan bisnis tersebut seperti dilanir dari laman setkab.go.id, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Konjen dan Konsulat RI untuk Australia serta dihadiri sejumlah CEO dari perusahaan-perusahaan di Australia. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya