Berita

Kim Jong Na,/Net

Dunia

Korea Utara: Malaysia Abaikan Permintaan Korut Dan Hukum Internasional

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 | 11:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jenazah warga Republik Rakyat Demokratik Korea pemegang paspor diplomatik di Bandara KLIA, Kuala Lumpur, Malaysia pekan lalu (13/2) tidak perlu diotopsi. Ini lantaran penyebab kematiannya sudah terkonfirmasi akibat terkena serangan jantung.

Hal itu sebagaimana ditegaskan Komite Hukum Korea Utara dalam keterangan yang dirilis Kantor Berita KCNA beberapa saat lalu.

Dalam keterangan itu tidak disebut secara jelas nama warga Korea Utara yang tewas. Diduga, pernyataan ini merujuk ke kematian orang Korea Utara bernama Kim Jong Nam.


Lebih lanjut, Komite Hukum Korut menyayangkan sikap pemerintah Malaysia yang mengabaikan permintaan Korea Utara dan hukum internasional.

"Otopsi tidak boleh dilakukan, saat seseorang memiliki hak ekstrateritorial sesuai dengan Konvensi Wina sebagai pembawa paspor diplomatik," tulis berita KCNA itu.

"Namun pihak Malaysia mengabaikan dan melakukan otopsi tanpa persetujuan pihak Korea Utara. Pihak Malaysia bahkan mengunumkan akan melakukan otopsi kedua tanpa menerbitkan hasil otopsi pertama," sambung KCNA.

Korea utara menyayangkan sikap Malaysia tersebut dan menilainya sebagai bentuk keterlibatan dalam upaya memojokkan Korea Utara. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya