Berita

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Sahabat Anies-Sandi Ikut Sedih Teman Ahok Disia-siakan

RABU, 22 FEBRUARI 2017 | 09:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sahabat Anies-Sandi turut bersedih melihat perjuangan Teman Ahok yang kini disia-siakan partai politik pengusung.

Jurubicara Sahabat Anies-Sandi, Anthony Leong mengajak seluruh elemen Teman Ahok untuk bergabung bersama memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia bahkan menyebut relawan pendukung Ahok itu dimanfaatkan untuk mencapai ambisi kekuasaan jangka pendek.
 
"Sedih melihat para founder Teman Ahok yang berjuang dari awal tapi kini disia-siakan pada kontestasi pilkada. Saya melihat anak muda ini jangan sampai tersinggung karena tidak bisa berjuang bersama dengan pilihan politiknya. Temen-temen jadinya dimanfaatkan untuk mencapai ambisi jangka pendek saja," ujar Anthony Leong di Jakarta, Rabu (22/2).
 

 
 Anthony menyatakan anak muda harus turut aktif di dunia politik untuk mengubah arah bangsa ke depan yang lebih baik. "Anak muda yang baik-baik ini harus turut aktif di dunia politik entah itu mendukung orang baik atau langsung terjun ke politik praktis agar bisa kontribusi untuk merubah arah bangsa ke depan," ujar pengusaha muda itu.
 
Saat disinggung pernyataan Teman Ahok yang kini sudah lelah menghadapi perjuangan pilkada, Anthony bingung melihat pernyataan founder Teman Ahok, Singgih Widyastomo yang kini sudah capek.
 
"Bingung, dan saya yakin masyarakat banyak pasti heran. Perjuangan politik ini tanpa lelah seharusnya, kami berjuang di Sahabat Sandiaga Uno lebih dari 15 bulan, waktunya lebih kurang yang tidak begitu jauh dengan waktu berdirinya Teman Ahok. Kalau di kami perjuangan dalam pilihan politik ini tiada lelah, bekerja tiada henti untuk mencapai visi kita. Jika ini sampai setengah berhenti, berarti fondasi perjuangannya belum kokoh, pilihannya bisa jadi salah, value yang diperjuangkan mungkin ada yang kurang tepat," ujar Anthony.
 
Ketika Teman Ahok ini sama sekali tidak dilibatkan, relawan Anies-Sandi ini sangat menyambut baik untuk berjuang bersama dengan pasangan calon nomor urut 3. Ia menyebutkan Teman Ahok itu harapan bangsa ke depan.
 
"Saudari Amalia Ayuningtyas, dan temen-temen lain itu anak muda yang penuh harapan. Amalia satu almamater dengan saya, saya yakin visi kita sama. Jadi kami ajak untuk bergabung majukan ibukota ke depan. Karena gagasan besar yang Anies-Sandi bawa adalah maju bersama, gerak bersama," kata Anthony yang juga alumnus Universitas Indonesia.
 
Sebelumnya, Founder Teman, Singgih Widyastomo, menyatakan kelelahannya untuk memenangkan Ahok di Pilkada DKI putaran kedua. "Kami kan sudah dua tahun ngurusin Bapak (Ahok), mungkin merasa mulai agak capek ya," ujar pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo, Kamis lalu (16/2).

Singgih mengatakan, mereka belum bisa memutuskan apakah akan ikut membantu perjuangan Basuki-Djarot hingga pilkada berakhir. Hal itu akan mereka bicarakan lebih lanjut. Namun, hal yang pasti adalah mereka membutuhkan istirahat sejenak. "Kami belum pikirkan itu, yang pasti kami mau istirahat dulu, yang pasti butuh liburan ya teman-teman semuanya," ujarnya.

Jika terlibat, kata Singgih, mungkin Teman Ahok akan menjadi tim pendukung saja. Singgih mengatakan, garda terdepan tetap ada pada partai politik pengusung Ahok-Djarot. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya