Berita

Foto/Net

Politik

KPU Mulai Siap-siap Sambut Pilkada Serentak 2018

RABU, 22 FEBRUARI 2017 | 06:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arif Rahman Hakim berpesan kepada seluruh jajaran KPU yang akan memulai tahapan Pilkada Serentak 2018 agar mempersiapkan tim dengan sangat baik.

Pilkada Serentak 2018 atau pilkada gelombang ketiga akan digelar serentak pada Juni 2018.

Arif mengatakan bahwa masih terdapat waktu yang cukup untuk membentuk tim yang baik mengingat tahapan Pilkada Serentak 2018 masih akan dimulai pertengahan tahun 2017.


"Ini kesempatan kita untuk menata tim, agar pegawai yang tugaskan sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), pejabat pengadaan dan pengelola keuangan adalah mereka yang benar-benar yang sudah dibekali pengetahuan," ujar Arif kepada jajaran KPU Jawa Tengah, di Semarang, seperti dilansir dari laman KPU, Rabu (22/2).

Arif menilai permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan pilkada sebelumnya adalah bukan suatu bentuk kesengajaan, melainkan suatu kelalaian yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan.

Dalam hal penganggaran, Arif juga menekankan agar satker dapat menyusun Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan baik dan mendetail agar dapat melingkupi semua kegiatan selama tahapan berlangsung.

"Setelah usulan anggaran disusun, mohon untuk tiap satuan kerja untuk kembali melakukan review untuk menghindari hal-hal yang terlewat, satuan harga yang tidak pas, atau volume yang tidak tepat," tekan Arif menekankan.

Hal tersebut menjadi penting agar KPU dapat memanfaatkan dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dengan baik dan terencana dan memili tingkat penyerapan anggaran yang tinggi.

Terkait dengan kemungkinan adanya keperluan belanja modal, Arif juga berpesan apabila memungkinkan dana hibah yang diusulkan selain berupa uang namun juga dapat berupa barang. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya