Berita

Olahraga

Piala Presiden 2017 Wujudkan Visi Jokowi Tingkatkan Sepakbola Nasional

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 21:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sepakbola tidak hanya menjadi olahraga tapi memiliki manfaat yang positif. Khususnya bagi dunia persepakbolaan nasional dan umumnya bagi masyarakat Indonesia.

Karena itulah Ketua SC Piala Presiden 2017 Maruarar Sirait dan Ketua OC Piala Presiden 2017 Iwan Budianto kompak meningkatkan sepakbola nasional dan mengawal visi besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mewujudkan sepakbola yang berkualitas dan maju. Serta bisa bersaing dengan negara lain.

Iwan menjelaskan, proses, jadwal serta komitmen dalam memberikan subsidi kepada klub. Menurutnya, OC Piala Presiden 2017 sudah menyampaikan komitmen subsidi kepada setiap klub. Dalam babak penyisihan grup, tim-tim tamu kecuali Persipura Jayapura dan Perseru Serui yang mendapatkan 25 persen lebih banyak menerima subsidi sebesar Rp 100 juta.


"Sementara itu, tim tuan rumah menerima subsidi sebesar Rp 800 juta," kata Iwan saat pengundian babak delapan besar Piala Presiden 2017 di Hotel Park Lane, Jakarta, Selasa (21/2).

Maruarar Sirait selaku sebagai ketua SC ikut mengarahkan dan mengawasi komitmen dari OC tersebut agar berjalan dengan baik. Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan bahwa Presiden Jokowi punyai lima visi besar dari penyelenggaraan turnamen. Antara lain adalah terbentuknya budaya fair play. Maka selama pelaksanaan turnamen tidak ada intervensi pihak tertentu serta tidak adanya pengaturan skor  dalam pertandingan.

Kedua, dari piala presiden adalah akan melahirkan atlet-atlet sepakbola yang profesional dan memiliki prestasi. Sehingga kelak akan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Visi ketiga adalah transparansi dalam hal keuangan.

"Makanya kami menggandeng lembaga audit yang kredibel dan dapat dipercaya," katanya.

Maruarar menambahkan, visi yang penting dari gelaran Piala Presiden 2017 seperti yang diamanatkan Presiden Jokowi adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat kelas menengah bawah. Maka dari itu, dirinya mendorong penuh agar pelaksanaan Piala Presiden 2017 benar-benar melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah.

"Selama pertandingan piala presiden kita selalu mendorong usaha kecil dan menengah bisa menikmati gelaran ini," katanya.

Visi yang kelima adalah akan membangkitkan industri sepakbola di Tanah Air. Menurut Maruarar, dengan adanya gelaran Piala Presiden 2017, maka klub sepakbola muali dari manajer, pemain hingga supporter akan menikmati dari berkah penyelenggaraan turnamen. [wah] 

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya