Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Posko Banjir Anies Sandi

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 18:55 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

LUAR BIASA, banjir 21 Februari 2017 membuktikan kebesaran hati Anies Sandi dan relawan ASA. Anies berpesan bantu korban banjir, apa pun afiliasi mereka di pilgub kemarin.

RT Encuk dari Penjaringan, baru punya bayi hari minggu kemarin. Diberi nama "ANISSA". Akronim Anis Sandi. Dia kirim pesan WA:

"Bang kapuk muara perlu d bantu banjirnya dalam di jalan raya nya aja 80cm. Di perkampungannya sampai 1,80 meter."


Saya forward ke Abdoel Kholik, die-hard Anies Sandi. Dia sebar pembukaan posko banjir "Roema Djoeang", tim relawan Partai Gerindra.

Kholik langsung respon. Padahal kita semua tau, Kapuk Muara basis Ahok. Di pilgub 15 Februari, Ahok dulang kemenangan mutlak di sana. Ngga masalah juga, bila nanti mereka masih tetep coblos Ahok. Yang penting sekarang dibantu dulu.

Namun, ini masalah banjir. Ngga ada urusan dengan pilgub. Seperti kata Anies, apa pun afiliasinya harus dibantu.

Front Pembela Islam (FPI) sudah dirikan banyak posko banjir. Detiknews merilis berita "Jakarta banjir dengan curah hujan di atas 50 mm dalam 24 jam. Curah hujan ini masih lebih kecil dibanding masa banjir Jakarta 2007, 2013 dan tahun 2014."

Hanya 50 mm dalam 24 jam, tapi ada 100 lebih titik banjir di Jakarta. Artis Sophia Latjuba bilang, it's fine, Jakarta belum tenggelam. Payah banget komentarnya. Sudah ada dua orang tewas akibat banjir ini. Seorang wartawan dan ibu rumah tangga kesetrum aliran listrik kena air.

Belum lama para hoaxer, buzzer, ahoker sarap berkicau di twitter. Bagai cucak rowo sarap. Mereka bilang, Jakarta ditimpah hujan kok ngga banjir-banjir. "Masih berani bilang Ahok gagal?" ledek para Hoaxer itu.

Di saat relawan Anies Sandi, FPI dan banyak komponen bergerak bikin posko banjir, para ahoker tetep berisik di sosmed. Tuding-tuding dan fitnah Anies sebagai Islam Radikal. Boro-boro bikin posko. Ngga peduli dengan banjir dan puluhan ribu korban. Mereka memang autis. Saya menduga, proyek betonisasi Ahok berperan penting membanjirkan Jakarta. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya