Berita

Foto: Humas Geo Dipa

Bisnis

Kawal Aset Negara, KPK Sambangi Geo Dipa Unit Dieng

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 10:13 WIB | LAPORAN:

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng, Rabu (15/2).

Kedatangan Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KPK, Wawan Wardiana beserta rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama Geo Dipa dan Tim Unit Dieng, Riki Ibrahim.

Hadir mendampingi Riki dari  Direktorat Panas Bumi, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) yakni Kasubdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi Panas Bumi, Eddy Hindiarto, Kasubdit Pelayanan dan Bimbingan Usaha Panas Bumi, Budi Herdiyanto beserta staf. Sementara dari pihak PT PLN Persero
mengutus Deputi Manager Pengelolaan Pembangkit Divisi Operasi Regional Jawa Bagian Tengah, Lambas Richard Pasaribu.

mengutus Deputi Manager Pengelolaan Pembangkit Divisi Operasi Regional Jawa Bagian Tengah, Lambas Richard Pasaribu.
 
"Kami merasa sangat tersanjung atas kunjungan dari KPK, PLN dan EBTKE. Karena ini berarti kami sebagai BUMN Panas Bumi benar-benar diperhatikan oleh negara," ucap Riki.

Ia juga menyatakan bahwa Geo Dipa siap menerima aset-aset negara yang lain.

"Karena kami merasa bertanggung jawab penuh akan program ketahanan energi untuk negara. Kami akan menjaga komitmen kami sebagai pengelola aset negara untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
 
Sementara itu, Wawan menjelaskan bahwa KPK memiliki lima fungsi yaitu monitoring, koordinasi, supervisi, penindakan, dan pencegahan.

"Kebetulan kami yang divisi litbang melakukan fungsi monitoring segala sesuatu baik itu administrasi atau pun proses bisnis segala sesuatu milik pemerintah," kata Wawan.

KPK pada dasarnya, lanjut Wawan, mendukung penuh program percepatan listrik pemerintah 35 Ribu MW dan terus dikawal.

"Sekarang kami menjadi tahu bahwa Geo Dipa mengambil bagian dari program tersebut. Berarti Geo Dipa juga menjadi salah satu aset negara yang akan kami kawal agar tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan kerugian negara," imbuhnya.

Setelah itu, iIM dari KPK, EBTKE dan PLN, bergerak ke Pad 30, Pad 31, dan Power Plant untuk melihat langsung kondisi sumur dan pembangkit listrik tenaga panas bumi.
 
Geo Dipa Unit Dieng ditetapkan sebagai salah satu objek vital nasional sejak tahun 2012. Ini berarti Geo Dipa Unit Dieng memiliki sifat strategis, menyangkut hajat hidup orang banyak dan memberikan kontribusi kepada negara.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya