Berita

Politik

PKS Sesalkan Masih Banyak Yang Belum Dapatkan Formulir C6

RABU, 15 FEBRUARI 2017 | 10:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal menyesalkan masih banyak warga yang belum mendapatkan surat formulir C6 (surat undangan memilih) hingga hari H Pilkada Serentak 2017, Rabu (15/2).

Namun demikian, Mustafa tetap berharap masyarakat Indonesia berpartisi aktif dalam Pilkada serentak tahap kedua ini.

Mustafa bersama istri, kedua anak dan orangtuanya berjalan mendatangi TPS 078 yang berlokasi tidak jauh dari kediamannya di Perumahan Pondok Bambu Asri, Jakarta Timur, pukul 09.00 WIB. Mustafa tampak mengenakan kemeja putih dan berpeci hitam. Ia ikut berpartisipasi memilih dalam Pilkada DKI Jakarta.


Anggota Komisi X DPR RI in mengatakan, antusiasme masyarakat di lingkungannya cukup baik dan tertib meski belum terlalu ramai ketika dia bersama keluargnya datang ke TPS. Dia berharap Pilkada serentak hari ini tetap berjalan lancar dan tertib. 

Namun ia menyesalkan, masih melihat adanya warga yang tidak tercantum. Dia juga menyayangkan suasana jelang pemilihan ditemukannya dua truk bermuatan brosur kampanye hitam yang menjelekkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Ada keprihatinan adanya administrasi kependudukan kita. Ada juga warga yang belum mendapat form C6-nya kita prihatin. Kenapa di tempat terbuka masih ada masalah kependudukan," ujar dalam rilisnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya