Berita

Foto/Setkab

Politik

Jokowi Serahkan Bantuan 5 Juta Ton Beras Ke Sri Lanka

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 13:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo melepas keberangkatan bantuan beras sebanyak 5.000 Metrik Ton (MT) atau 5 juta ton untuk warga negara Sri Lanka, yang  saat ini menghadapi situasi kerawanan pangan karena kekeringan yang berkelanjutan.

"Bantuan pangan ini merupakan permintaan langsung dari Presiden Sri Lanka Yang Mulia Maithripala Sirisena yang disampaikan kepada saya langsung melalui Duta Besar Sri Lanka di Jakarta," kata Jokowi sapaan akrab Kepala Negara dalam sambutannya pada pelepasan bantuan tersebut, di Kawasan Pergudangan Sunter Bulog Divre Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (14/2).

Jokowi mengaku langsung merespon permintaan Presiden Sri Lanka itu karena memang kondisinya sangat memerlukan sekali. Ia pun meminta para menteri yang terkait untuk segera mempersiapkannya, dan hari ini dapat mengirimkan bantuan tersebut.


"Sebagai sahabat dan sebagai salah satu negara besar di Asia, sudah sepantasnya kita, Indonesia, berada bersama Sri Lanka dalam menghadapi situasi-situasi yang sulit," tutur mantan gubernur Jakarta ini.

Hal senada ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Ia menyebutkan, Sri Lanka adalah sahabat Indonesia. Berdasarkan sejarah, Sri Lanka dan Indonesia bersama-sama di dalam Konferensi Asia-Afrika, dan juga bersama-sama melahirkan Gerakan Non Blok. Demikian juga saat terjadi bencana tsunami pada 2004, Indonesia dan Sri Lanka juga merupakan negara yang terkena dampak paling parah.

"Oleh karena itu, hari ini kita bersama dengan Sri Lanka, sebagai seorang sahabat, sebagai sebuah negara besar untuk membantu Sri Lanka dalam menanggulangi masalah kekurangan pangan akibat kekeringan yang berkepanjangan," jelas Menlu.

Diplomasi kemanusiaan Indonesia, lanjut Menlu, merupakan salah satu diplomasi yang dilakukan Indonesia untuk memberikan kontribusi terhadap perdamaian dan kesejahteraan dunia.

"Jadi diplomasi kemanusiaan ini akan terus dilakukan karena Indonesia punya komitmen yang tinggi untuk hal ini," ujarnya.

Dilansir dari laman Setkab, hadir juga dalam kesempatan itu antara lain Menko PMK Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menlu Retno Marsudi, dan Dirut PT Bulog Djarot Kusumayakti. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya