Berita

Nusantara

Cucu Bung Karno: Penyandang Disabilitas Mendapat Hak Yang Sama

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 10:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Langkah pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang secara terbuka dan kongkrit memberikan perhatian penuh kepada penyandang disabilitas patut diapresiasi.

Begitu kata ‎Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno saat menggelar Bakti Sosial bersama belasan mahasiswa Jepang di SLBN Tunas Mandiri Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu lalu (12/2).

Menurut Puti, tidak ada alasan untuk membedakan para penyandang disabilitas. Mereka harus diperhatikan baik secara regulasi maupun secara kehidupan sehari-hari.


"Mereka yang mengalami kecacatan sejak lahir mendapatkan hak yang sama dengan warga yang normal sebagaimana UUD 1945 mengatur. Mereka berhak untuk mendapatkan perlakukan yang sama oleh negara," ujarnya politisi PDIP itu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/2).

Lebih jauh, cucu Bung Karno itu mengatakan belasan mahasiswa tersebut datang ke Indonesia untuk mengenal nusantara lebih dekat baik dari sosial maupun kebudayaan.‎

Puti yang juga profesor tamu di Universitas Kokushikan Jepang ini berharap, bakti sosial tersebut bisa menyadarkan berbagai pihak untuk benar-benar saling menyayangi dan membantu sebagaimana pula Pancasila mengajarkannya.

"Ke depan, bangsa Indonesia terus menjaga dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sehingga penyadang disablitas tidak merasa sendirian di negeri ini," tegasnya.

Sementara itu, Watanabe Ryunosuke salah seorang mahasiswa Jepang yang ikut kegiatan tersebut mengaku bakti sosial dengan mengunjungi sekolah yang siswa-siswinya penyandang disabilitas merupakan pengalaman pertamanya.

"Ke depannya saya ingin lebih banyak berkontribusi terhadap kegiatan semacam ini," ungkapnya seraya mengatakan akan kembali berkunjung ke Indonesia bulan Agustus mendatang dan belajar di Indonesia selama setahun.

Selama kunjungan, mahasiswa dan mahasiswi dari dua kampus yakni Kokushikan University dan Daiti Bunka University didampingi oleh Profesor Masakatsu Tozu dan pendamping mahasiswa DR. MYA dwi Rostika dan M.Jakfar Idrus. Mereka disambut oleh Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada dan Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman.

Dalam kesempatan itu, mereka juga membagi-bagikan kursi roda untuk para penyandang disabilitas. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya