Berita

Joko Widodo/Net

Bisnis

Ekonomi Mengecewakan, Jokowi Wajar Sampai Tegur Darmin dan SMI

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Presiden Jokowi baru-baru ini mengumpulkan para menteri ekonomi untuk membahas evaluasi pertumbuhan ekonomi 2016 yang jauh di bawah target.

Diketahui, pertumbuhan ekonomi 2016 hanya sebesar 5,02 persen jauh di bawah asumsi APBN sebesar 5,2 persen dan juga jauh di bawah perkiraan para pengamat internasional sebesar 5,3 persen.

Para menteri ekonomi tersebut antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.


Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra yakin Presiden Jokowi secara spesifik pasti menegur Darmin dan SMI di rapat evaluasi tersebut. Hal ini mengingat keduanya adalah ekonom yang disebut-sebut handal dalam memimpin laju perekonomian.
Justru menurutnya sangat wajar jika presiden kecewa hingga menegur mereka.

"Darmin jelas telah gagal menunjukkan keampuhan belasan Paket Kebijakan-nya. SMI yang berkarakter sangat konservatif dan anti terobosan pasti mengecewakan presiden yang sebenarnya sangat progresif dan pro terobosan," katanya.

Menurut Gede Sandra, SMI sendiri hingga saat ini belum terlihat melakukan terobosan apapun untuk memompa pendapatan negara. Program Tax Amnesty sendiri yang relatif sukses sebenarnya menurut kabar beredar adalah ide dari seorang Taipan yang dekat dengan pemerintahan, yang diinisiatif oleh eks Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

"Presiden mungkin sudah sadar, yang membuat SMI minim terobosan adalah cara pikirnya (school of thought) yang super konservatif. Publik sendiri malah melihat SMI seolah menusuk Presiden dari belakang, terutama setelah belum lama dirinya bertindak sebagai pengamat," imbuh Gede.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya