Berita

Ahok/Net

Politik

Debat Final: Aura Kalah Ahok

SABTU, 11 FEBRUARI 2017 | 03:36 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

AURA kalah terpancar dari raut muka Ahok Jarot. Mereka kebanyakan bengong. Tatapan kosong. Hilang antusiasme. Mereka hebat. Dengan segudang masalah Ahok, plus naiknya elektabilitas Anies Sandu, mereka masi bisa survive. Ikut debat terakhir. Tidak tepar kena stroke.

Ahok bilang, "Guna menaikan kepercayaan diri pada anak dengan gesek ATM."

Saya ngga ngerti apa maksud si Ahok. Mungkin, Ahoker macam Emmy Hafids bisa menjelaskan maksud idolanya itu.


Silvi memberi pernyataan dengan format tanya. Soal ada berapa penyandang cacat bekerja di Balaikota dan BUMD. Indirectly, dia mau bilang, jumlahnya ngga signifikan. Ahok berusaha mematahkan tudingan Silvi. Dengan ngeyek, tentunya, as usual. Ahok cerita soal 1 penyandang cacat yang dipindahkan ke Kominfo, tentang dia beliin kursi roda. Hanya satu orang, di antara 72 ribu orang PNS di Jakarta. Itu prestasi dan perhatian Ahok terhadap invalid people.

Debat terakhir adalah duel antara paslon 1 vs 2. Silvi tanya Ahok soal bagaimana mungkin Ahok bisa melindungi perempuan saat terbukti mencaci maki seorang ibu. Video caci-maki viral.

Ahok jawab itu fitnah. Ahok nuding paslon nomor 1 & 3 membentuk opini. Agus mengkonter dengan mengingatkan video yang viral. Jarot mencoba bantu Ahok. Dia bicara soal korupsi. Ngga nyambung Rot. Kok pertanyaan soal verbal abuse dijawab tentang korupsi.

Paslon Agus Silvi menyerang pribadi Anies soal konsistensi. Motif mereka jelas. Ingin bilang Anies inkonsisten. Sandi menjernihkan serangan Agus. Sandi cerita bahwa dia yang meminta (setengah maksa) Anies untuk duet di pilgub.

Di antara tiga paslon, Anies Sandi tidak pernah serang paslon lain. Agus Silvi agresif malam ini. Serang paslon 2 & 3. Ahok Jarot pun menyerang Silvi dan paslon 3. Brutal.

Di sesi terakhir, semua paslon diminta memberikan opininya mengenai sisi positif rival. Di sini sesi paling penting untuk mengetahui karakter diri dan kualitas kebaikan pribadi semua kandidat.

Jarot bukannya melakukan apa yang diminta, sebaliknya masih nyerang paslon 1 & 3. Dia bilang paslon 1 trlalu pede menyatakan sesuatu tanpa dasar. Sedangkan paslon 3, dicibir pandai bikin opini.

Watak pribadi Paslon 2 jelas keji. Agresif dan ofensif. Ambisius tak terkira.

Agus mencoba tampil bijak. Dia bilang Ahok lugas tapi kasar. Lalu Agus menonjolkan diri dengan berusaha tegas tapi ngga beringas. Ngga seperti Ahok. Anies dikatakan pandai ngomong, tapi Agus mempertanyakan integritas dan konsistensi Paslon 3.

Agus nyaris sempurna ikuti arahan acara. Tapi pujian sisi positif rival hanya basa basi. Agus tetap serang paslon 1 & 3.

Anies paling simpatik. Dia nyatakan pilgub ini bukan soal pribadi Sandi, Ahok, Agus, Silvi, Jarot. Tapi soal rakyat, soal Jakarta. Keunggulan karakter Anies dan Sandi sudah tampak sejak acara dibuka. Bila Ahok cuma sebut peran istrinya dan istri Jarot, Anies mengucap salam untuk Vero, Anisa Pohan, istri dan ibunda Sandiaga, lalu ibu dan istri Anies.

Saya kira, debat final ini juga dimenangkan Paslon Anies Sandi. Jadi, seluruh rangkai debat, 1-3 dimenangkan oleh Paslon Nomor 3. Feeling saya mengatakan Paslon Anies Sandi bakal menang pilgub 1 putaran. Semoga. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya