Berita

Farouk Muhammad/Net

Politik

DPD RI: HPN 2017 Harus Jadi Tonggak Sejarah Evaluasi Kerja Jurnalistik

KAMIS, 09 FEBRUARI 2017 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari Pers Nasional (HPN) 2017 diharapkan dapat menjadi momentum bagi media dan insan pers untuk menangkal informasi bohong (hoax). Di antaranya dengan secara konsisten menghadirkan pemberitaan yang berimbang (cover bothside) dan akurat (presisi).

Harapan itu sebagaimana dilontarkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Farouk Muhammad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu.

Farouk mengatakan bahwa salah satu penyebab informasi hoax bertebaran di masyarakat adalah karena peran media utama yang belum optimal. Situasi Ini berkembang dalam persepsi di masyarakat seiring dengan adanya media yang partisan dan melakukan framing yang tidak sesuai.


"HPN harus menjadi tonggak sejarah dan langkah awal melakukan evaluasi kerja-kerja jurnalistik selama Ini. Hal Ini dalam upaya menegaskan kembali profesi jurnalis yang sangat penting untuk tumbuhnya masyarakat yang lebih berbudaya," disampaikan Farouk Muhammad melalui rilis media pada hari Kamis, (9/2) di Ambon.

Farouk menegaskan, pers dan seluruh masyarakat harus secara serius menangkal hoax. Karena berita bohong atau hoax sejatinya adalah Isu yang dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menghadirkan situasi tidak kondusif ditengah-tengah masyarakat.

"Dalam upaya menangkal hoax, masyarakat harus sadar literasi. Di antaranya dengan mampu menseleksi Informasi dan melakukan verifikasi terhadap berita yang diterima. Disisi lain, saya mengajak kepada seluruh insan media memegang kode Etik jurnalistik dan menghadirkan berita-berita terpercaya," pungkas senator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Ini. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya