Berita

RMOL

Politik

Menteri Puan Dampingi Jokowi Bagikan Bantuan Dan KIP Di Ambon

RABU, 08 FEBRUARI 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Hari pertama kunjungan kerja di Ambon, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengawali kegiatannya dengan mendampingi Presiden Joko Widodo (JOkowi) membagikan sejumlah bantuan.

Lokasi pertama yang dikunjungi Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Pantai Wailela. Dalam kesempatan itu, Menteri Puan didampingi menteri kesehatan dan menteri sosial memberikan sejumlah bantuan berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil. Bantuan diberikan Menteri Puan dengan disaksikan secara langsung Presiden Jokowi.

Berdasarkan laporan Kemenko PMK, penerima PKH di Kota Ambon ditargetkan tahun ini sebanyak 4.598 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran PKH tunai tahap satu tahun anggaran 2017 akan diberikan secara simbolis kepada sebanyak 350 KPM. Penerima PKH ini akan menerima bantuan uang sebesar Rp 500.000 per tiga bulan.


"Penerima PKH ini akan mendapat uang sebesar Rp 500 ribu yang bisa diambil melalui Bank BRI dengan membawa tabungannya," jelas Menteri Puan kepada redaksi, Rabu (8/2).

Lanjutnya, PKH diberikan bagi lansia, ibu hamil, dan ibu yang memiliki anak. Agar dapat dipergunakan sebaiknya untuk kebutuhan keluarga. Menteri Puan juga menyebutkan, selain PKH,  jenis bantuan yang diterima masyarakat Kota Ambon adalah PMT untuk bayi atau balita, PMT untuk ibu hamil, dan PMT untuk anak sekolah. PMT yang berjumlah masing-masing satu ton akan dibagikan kepada 600 ibu hamil, 100 anak sekolah, dan 300 bayi/balita.  

Sementara untuk penerima KIS, Menteri Puan menjelaskan, Kota Ambon menerima sebanyak 1.333 peserta dengan jumlah 347 kepala keluarga (K) dari total 92 KK. Sebanyak 400.000 peserta di seluruh Indonesia, dia berharap agar KIS dapat dipergunakan jika benar-benar dalam keadaan sakit.

"KIS ini sebaiknya dipergunakan jika benar-benar sakit. Untuk itu, lebih baik dapat dicegah dengan hidup sehat, memakan makanan yang sehat, olah raga secara teratur, dan tidur yang cukup," beber Menteri Puan.

Usai memberikan bantuan di Desa Rumah Tiga, Presiden Jokowi bersama Menteri Puan beserta rombongan pun bergerak menuju lokasi kedua. Di SMPN 2 Kota Ambon, menteri pendidikan dan kebudayaan bersama wakil gubernur Maluku dan kepala SMPN 2 menyambut kedatangan Jokowi dan rombongan.

"Untuk siswa SD, dana KIP yang akan diterima sebesar Rp 450 ribu, untuk siswa SMP sebesar Rp 750 ribu, dan untuk SMA/K sebesar Rp 1 juta," ujar Menteri Puan mengawali laporannya.

Dia melanjutkan bahwa pemerintah pada tahun ini telah menargetkan sebanyak 16,4 juta anak akan segera menerima manfaat dari KIP. Jumlah ini rencananya akan ditambah lagi menjadi 17,9 juta penerima manfaat KIP.

Pada 2016, pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 158.933 KIP kepada anak yatim piatu. Sementara di tahun ini rencananya akan ada penambahan sebanyak 736.848 KIP yang akan didistribusikan. Sehingga total pendistribusian KIP untuk anak yatim seluruh Indonesia adalah  sebanyak 896.781.

Dalam kunjungannya ke Ambon kali ini, Menteri Puan didampingi mendikbud membagikan sebanyak 1. 265 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada pelajar tingkat SD, SMP, SMA/K, dan SLB.

Penyerahan KIP secara simbolis diberikan kepada perwakilan siswa dari sekolah di dua kecamatan yakni Kecamatan Baguala dan Kecamatan Sirimau. Pemberian KIP di SMPN 2 disaksikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sendiri turut memberikan paket bantuan berupa notebook sebanyak 20 unit kepada SMPN 2. Dia berharap, pemberian bantuan notebook dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pihak sekolah untuk meningkatkan kreatifitas dan kemampuan siswa di bidang teknologi.

Pemberian KIP kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu telah beberapa kali dilaksanakan Presiden Jokowi dengan didampingi Menteri Puan dan mendikbud di beberapa daerah. Seperti di Jabodetabek, Boyolali, dan Yogyakarta.

Turut hadir dalam kesempatan ini Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Maluku Said Assegaf, Wakil Gubernur Zeth Sahuburua, anggota DPRD Maluku, kepala SMPN 2 Kota Ambon beserta jajaran dan para undangan lain. [wah]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya