Berita

Foto/Net

Politik

Ketua PDIP Jateng: Apel Siaga Respon Tegak Lurus Ikuti Arahan Megawati

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 21:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Suasana di Jawa Tengah terasa berwarna merah saat kader PDI Perjuangan se-Jawa Tengah menggelar apel siaga secara serentak di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah.

Apel siaga bertema 'Setia Megawati, Setia NKRI' ini diikuti seluruh kader struktural PDI Perjuangan dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga ranting di seluruh Jawa Tengah.

"Hari ini struktural PDI Perjuangan Jawa Tengah secara serentak melaksanakan apel siaga dalam rangka menunjukkan bahwa kami tertib organisasi. Tadi lebih dari 94 ribu kader serentak melaksanakan apel siaga pada pukul 10.00 WIB," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Bambang Wuryanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/2).


PDI Perjuangan adalah organisasi yang terpimpin. Oleh karena itu, dalam menyelesaikan masalah maka kami tetap tertib organisasi. Apalagi masalah-masalah kebangsaan, kemajemukan dan NKRI," tambah pria yang lebih akrab disapa Bambang Pacul ini.

Naskah pidato dalam apel siaga serentak ini dibacakan oleh Ketua DPC PDIP masing-masing kabupaten/kota. Naskah tersebut ditandatangani Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto.

Pacul menjelaskan agenda apel siaga ini sebagai jawaban kesiapan kader banteng terkait dengan pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dihadapan Presiden Jokowi pada HUT ke-44 PDI Perjuangan 10 Januari 2017 beberapa waktu di Jakarta yang menyatakan: "Anak-anak saya nakal Bapak Presiden, tapi kalau untuk bangsa dan negara jiwa mereka diberikan.

Saat itu, kader PDIP menjawab dengan lantang siap.

"Jadi, kami tunjukkan kesiapan itu untuk selalu di garda terdepan dalam menjaga pilar-pilar berbangsa," jelas Pacul.

Dijelaskannya, apel diikuti 94.919 kader PDI Perjuangan dan sayap partai berjalan lancar.

"Paling banyak yang hadir di daerah Wonogiri dan Banyumas. Bahkan, tidak hanya apel, di Banyumas rapi, mereka pake drum band segala," ujar Pacul sambil tersenyum.

Dia menegaskan apel siaga sebagai bentuk kader PDIP khususnya di wilayah Jateng untuk selalu siap dan berdisiplin dengan instruksi yang disampaikan Ketua Umum.

"Kader PDI Perjuangan diimbau untuk selalu tegak lurus menjalankan arahan dan amanat yang disampaikan oleh Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan. Apel siaga serentak ini sekali lagi, jawaban kader Jawa Tengah, untuk selalu setia kepada NKRI dan setia kepada Ibu Megawati," pungkas Pacul. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya