Berita

Foto/Net

Politik

Kampanye Risma Di Papua Papua Barat Disambut Meriah

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan. Karena ada perbedaan maka persatuan dan kesatuan.  

Begitu kata Wali Kota Surabaya yang juga kader PDIP Tri Rismaharini saat berpidato di podium acara "Peringatan HUT 162 Tahun Pekabaran Injil" di Pulau Mansenam, Manokwari, Minggu (5/2).

"Kita berbeda suku bangsa, ras, dan agama, namun kita sudah bersepakat bersumpah berbangsa dan bertanah air satu, Indonesia. Merawat kebhinnekaan adalah bagian dari menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.


Acara yang dihadiri sekitar 10.000 umat Kristiani ini sangat meriah menyambut kehadiran Walikota Surabaya.

Risma meyakinkan besarnya potensi Papua Barat dan meyakinkan bahwa rakyat Papua Barat bisa mandiri dan meningkatkan kualitas kehidupan, khususnya melalui sektor ekonomi.

Risma mengatakan, Pemkot Surabaya mempunyai program kerjasa dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

"Surabaya telah memberikan program pengembangan ekonomi kepada "mama-mama papua" yang dikirimkan oleh gereja-gereja di papua. Para mama Papua ini diberikan diberikan beragam pelatihan mulai dari menjahit sampai kerajinan tas dan sepatu.  Walaupun pelatihan ini memakan waktu yang panjang, namun para mama Papua tetap menjalaninya dengan antusiasme dan semangat yang luar biasa," ucapnya.

Risma hadir Minggu pagi di Bandara Rendani Manokwari, Tri Rismaharini disambut tarian adat penyambutan tamu. Bupati Manokwari Demas Mandacan yang juga kader PDI Perjuangan secara hangat berdiskusi menjelaskan kepada Risma tentang situasi Manokwari dan perkembangan menyambut Pilgub Papua Barat.

Konsolidasi internal dengan Tim Kampanye Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani dihadiri langsung oleh Ketua DPD PDIP Papua Barat Yohana Watopa dan jajaran partai, juga dihadiri Calon Wagub Lakatoni di Hotel Swisbell Manokwari.

Mereka saling bertukar pikiran tentang strategi kampanye dan isu dengan Risma yang cocok dibawa untuk memperbesar elektabilitas paslon yang populer disebut paslon DoaMu itu.

Blusukan kemudian dilakukan di Pasar Borobudur, bertemu dengan nelayan dan penduduk setempat. Risma menyarankan untuk lebih diperhatikan masalah infrastuktur mengingat besarnya potensi perikanan yang ada di Manokwari. Risma juga memberi bantuan bola sepakbola untuk anak muda di sekitar Pasar Borobudur Manokwari.

Menjelang siang, Risma dan Dominggus Mandacan beserta rombongan menyempatkan untuk hadir di acara Peringatan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-162 tahun di Pulau Mansenam.

Seperti diketahui penyebaran agama Kristen untuk seluruh Papua pertama kali dilakukan di Pulau Mansenam pada Tahun 1855 dan kemudian diperingati setiap tahunnya hingga kini sebagai pulau awal peradaban di Papua. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya