Berita

Politik

PILKADA SERENTAK

KPU RI: Jangan Gadaikan Pilihan

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 02:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menjelang pemungutan suara Pilkada Serentak 2017 pada tanggal 15 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengecekan secara langsung kesiapan kondisi di lapangan.

Salah satunya di Kabupaten Kepulauan Seribu yang masuk dalam wilayah DKI Jakarta. Seperti dilansir dari situs KPU.

Terutama soal Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPU ingin memastikan semua penduduk yang berhak memilih bisa terdaftar dalam DPT. Khusus bagi Kepulauan Seribu, proses pemungutan suara akan tersebar dalam 39 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan keseluruhannya telah tercover dalam DPT.


"Apabila ada pemilih yang telah terdaftar dalam DPT, namun belum memiliki e-KTP, pemilih tersebut tetap bisa menggunakan hak suaranya, yaitu dengan mengggunakan surat keterangan," kata Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Riskiyansyah saat meninjau kesiapan di Kantor Lurah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Sabtu (4/2).

Selain cek DPT, Ferry yang hadir bersama Komisioner KPU RI Arief Budiman dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI Arif Rahman Hakim juga meninjau pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Pulau Pramuka.

"Yang menentukan Jakarta itu bapak ibu semua sesuai pilihan masing-masing. Jangan sampai ada politik uang, jangan gadaikan pilihan kita, sehingga pilkada ini berkualitas dan berintegritas. Kita harus pastikan semua proses pilkada ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kami penyelenggara netral dan independen," pungkas Ferry di hadapan warga masyarakat yang mengikuti simulasi di Pulau Pramuka. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya