Berita

Imam Nahrawi/Net

Olahraga

Pemerintah Janji Bangun 1.000 Lapangan Baru Olahraga Di Tahun 2017

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 01:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan Presiden Joko Widodo telah meletakkan sepak bola dalam posisi yang sangat amat penting. Karena itu Kemenpora menyiapkan program percepatan pembangunan sepak bola sejak dari hulu.

"Kami menyiapkan dari sisi hulu yakni penambahan infrastruktur olahraga, tahun 2016 dengan menggandeng Kemendes kami telah membangun 346 lapangan baru di seluruh Indonesia. Tentu tak semuanya sepak bola karena olahraga lain pun perlu diperhatikan. Tahun ini kami akan bangun lagi 1.000 lapangan dan juga kembali menggulirkan Liga Santri, Liga Mahasiswa dan Gala Desa di 34 Provinsi," ujar Menpora.

Demikian disampaikan Menteri asal PKB itu disela-sela mendampingi Presiden dengan agenda membuka serta melakukan tendangan kick off Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (4/2).


Sepak bola, lanjut Mempora mempunyai napas yang sama dengan visi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pemerataaan pembangunan.

"Karena itulah kami akan menggulirkan Liga Desa dan Liga Santri sebagai prioritas kami, dengan membangun dari daerah maka akan banyak bibit-bibit muda yang lahir," lanjutnya.

Terkait kompetisi resmi Liga 1 yang akan digelar pada akhir Maret, pemerintah siap berkoordinasi dan bekerjasama dengan PSSI untuk mengawal pembenahan manajemen klub, tata kelola sepakbola melalui road map pengembangan sepakbola Indonesia menuju pentas dunia.

"Apa yang terjadi dulu dalam sepakbola Indonesia, berbeda dengan saat ini, adanya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan federasi saat ini telah berjalan baik, sesuatu yang tidak atau bahkan mungkin belum pernah ada sebelumnya," tukas Menpora. [rus]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya