Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Menteri Puan Dampingi Jokowi Bagikan 1.190 KIP Di Yogyakarta

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 19:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, mendampingi Presiden RI, Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa panti asuhan Yogyakarta di SMK Negeri 1 Tempel Sleman, Yogyakarta, Sabtu (4/2).

Dalam laporannya, Menko PMK mengatakan, penyaluran KIP di Tahun 2017 adalah sebanyak 16,4 Juta. Sekaligus Menko Puan menyampaikan bahwa disalurkan sebanyak 1.190 KIP untuk yatim piatu dan panti asuhan di 4 kabupaten dan 1 kota di DIY. Adapun jumlah total anak yatim piatu se-Indonesia yang menerima KIP sebanyak 896.781 anak. Pada tahun 2016 lalu telah terdistribusi sebanyak 158.933 anak. Rencana tambahan pada tahun 2017 sebanyak 736.848 anak.

Lebih lanjut Menko mengatakan daftar bantuan dari pemerintah untuk SMK N 1 Tempel adalah 20 unit laptop dan bantuan uang per dua semester per-tahun yang dapat diambil pada bulan juni melalui bank BNI atau BRI. Bantuan untuk anak SD sebanyak Rp. 450.000; SMP Rp. 750.000; dan SMK Rp. 1.000.000.


"Bantuan uang ini saya harap dapat bermanfaat untuk keperluan sekolah dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucap Menko PMK.

Simbolis penyerahan KIP ini diberikan kepada sepuluh perwakilan siswa/siswi dari jenjang SD, SLB, SMP, dan SMK di Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul.

Presiden Joko Widodo juga menegaskan agar bantuan uang yang diberikan hanya untuk membeli keperluan sekolah seperti, tas, seragam, sepatu, dan membeli alat sekolah lainnya. Presiden juga sempat memberikan dua pesan kepada para siswa.

"Pertama, Anak-anak harus melanjutkan jenjang studinya sampai jenjang yang lebih tinggi dari SD, ke SMP, SMA, dan seterusnya. Bantuan uang ini jangan disalah gunakan untuk jajan. Kalau ketahuan buat beli pulsa nanti ditarik kartunya,” ucap presiden yang disambut gelak tawa para siswa.

"Pesan saya yang kedua adalah anak-anak harus rajin belajar jika ingin menjadi orang yang pintar,” pesan presiden.

Selesai pengarahan Presiden, acara dilanjutkan dengan tanya jawab antara Presiden dan beberapa siswa sekaligus pembagian hadiah dari Presiden berupa sepeda, buku, dan peralatan sekolah lainnya.

Tampak hadir dalam acara ini antara lain: Menpora Imam Nahrowi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman dan para guru di lingkungan SMK N 1 Tempel. [sam]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya