Berita

Politik

Program Tikus

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 11:15 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

BARUSAN saya beli lem tikus di Alfamart. Pake kaos Anies Sandi. Tikus menggerogoti pipa-pipa ledeng rumah saya.

Ngomong soal tikus, jadi inget si Jarot. Dia punya program hebat. "Tikus Berbayar". Bangke tikus bisa diuangkan. Ambil di Balai Kota. Bawa bukti mayatnya. Addie Massardi ngakak. Soalnya tikus ga ber-KTP. Jarot dan Pemprov pasti kesulitan memilah mana tikus DKI, Bogor, atau Tangerang.

Tapi ini program hebat. Bisa bikin ketawa orang. Jadi bahan bully seantero negeri. Bravo Badja. Bajing Djakarta.


Kasir Alfamart senang. Dia tanya, "Pro Nomor 3 juga ya pak?" katanya, "Di daerah saya menang pak. Saya punya kaos yang lengannya kuning."

Dia tinggal di sekitar Citra Garden II.

Lantas saya tanya kondisi di Cengkareng, Peta Selatan, Rawa Lele dan daerah sekitarnya. Dia bilang, Anies Sandi dominan. Lalu AHY.

"Kalo Ahok gimana?" tanya saya.

"Wah ngga ada pilih dia pak. Cuma di perumahan aja. Di luar itu, ngga ada yg milih," kata si Kasir.

Ada seorang ibu etnik Tionghoa. Lewat setengah baya. Nunggu antrian. Sedari tadi dia ingin nimbrung ngobrol. Terlihat dari matanya.

Saya tanya, "Encik gimana, blum tobat-tobat ya. Masi pilih Ahok?"

Dia menjawab, "Kalo di daerah saya, di Jembatan Lima, masi banyak yang pro Ahok. Saya juga."

"Ooh daerah Kerendang ya?" tanya saya.

Tipologi Kerendang dan Jembatan Lima, sama seperti komplex perumahan, diisi orang-orang Tionghoa. Dari Singkawang, Medan, Pontianak dan sebagainya.

"Ahok bagus lho. Jalanan jadi bersih. Agus mana bisa. Masih bau kencur," kata si encik.

Saya dan si kasir pandang-pandangan. Ngga tau mesti ngomong apa. Si encik kok kampanye ke kita. Heran, ada satu ciri khas prohok. Mereka terbelakang. Minim pengetahuan. Modal nekad. Rasis dan fanatik Kristen. Autis akut. Schizoprenia endemik. [***]

Penulis adalah Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya