Berita

Nusron Wahid/Net

Politik

Nusron Wahid Bantah Banser Akan Geruduk Rumah Lembang

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid membantah kabar yang menyebutkan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) akan menggeruduk rumah tim pemenangan Ahok-Djarot, Rumah Lembang, di Menteng, Jakarta.

Menurutnya, GP Ansor dan Banser merupakan organisasi yang taat dengan hukum.

"Nggak ada tradisi Banser itu ngegeruduk. Banser taat hukum, saya tahu karakternya," ujar kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) itu saat ditemui di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (3/2).


Sebelumnya, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Ansor Kota Administrasi Jakarta Selatan H. Sulton Mu'minah menilai permintaan maaf Ahok kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin bukan merupakan permintaan maaf secara resmim karena hanya dilakukan melalui video di media sosial.

"Permintaan maaf Ahok yang disebar melalui media sosial dan situs Youtube bagi kami bukanlah bentuk permintaan maaf," tegasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/2).

Atas alasan itu, Sulton mendesak agar Ahok segera meminta maaf secara terbuka dan dipancarluaskan melalui stasiun televisi.

Sulton menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan para personil Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama Jakarta Selatan, jika desakan itu tidak segera diindahkan oleh Ahok.

Banser, lanjutnya, dalam posisi yang siap untuk menggeruduk rumah pemenangan Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta.

"Kami telah menyiagakan seluruh personel Banser Jakarta Selatan dan siap kapanpun geruduk Rumah Lembang dengan satu komando dari pimpinan," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya