Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Harus Tetap Jalan

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 14:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah akan tetap mengirimkan hasil seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu yang telah dilakukan Tim Seleksi (Timsel) KPU dan Bawaslu karena tahapan Pemilu 2019 dimulai Juni 2017.

Proses ini tidak akan terhalang dengan pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu yang sedang berlangsung di DPR.

"Saya pahami lebih baik sama-sama jalan prosesnya, karena Juni 2017 tahapan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif sudah harus mulai," kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (3/2).


Dia menjelaskan tidak masalah hasil seleksi Pansel KPU dan Bawaslu diserahkan ke DPR lalu proses penyusunan RUU Penyelenggaraan Pemilu tetap berjalan.

Kalau memang nantinya dalam penyusunan RUU Pemilu ada perubahan norma terkait anggota KPU dan Bawaslu, maka nama-nama yang terpilih DPR nanti tinggal menyesuaikan saja aturannya.

"Misalnya dalam UU Pemilu yang baru disepakati ada penambahan komisioner KPU-Bawaslu maka nomor urut berikutnya dalam proses seleksi naik untuk diajukan," ujar Tjahjo.

Asalkan, kata dia, perubahan norma dalam RUU ini tidak mengurangi jumlah anggota KPU dan Bawaslu itu sendiri. Alasannya, karena kedua lembaga ini tentu akan kewalahan menangani pelaksaan pemilu serentak.

Selain itu terkait rencana perubahan syarat komisioner KPU dan Bawaslu, Tjahjo yakin timsel telah bekerja secara profesional dan melihat kedepan untuk menghasilkan komisioner yang terbaik.

"Dalam negara demokrasi seperti Indonesia, posisi KPU sangat kuat karena menentukan siapa pemenang pilpres, siapa yang lolos menjadi anggota legislatif, dan menentukan siapa partai pemenang pemilu," katanya.

Tjahjo berharap komisioner KPU yang terpilih merupakan orang yang memiliki kredibilitas, "clean and clear", dan berpengalaman sehingga bisa mengatur regulasi pemilu. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya