Berita

Ulil Abshar Abdalla/Net

Politik

Ulil Tidak Terima Ketua MUI Dituduh Berbohong

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 09:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla tidak terima dengan tudingan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan penasehat hukumnya yang menuding Ketua umum MUI sekaligus Rais Am PBNU KH. Ma'ruf Amin berbohong.

"Secara pemikiran, saya berseberangan dg Kiai Maruf, hingga sekarang. Tapi ndak terima kalau dia dituduh bohong oleh pengacara Ahok," kata tokoh Islam liberal ini di akun Twitter miliknya ‏@ulil.

Menurutnya, Kiai Ma'ruf sama sekali tidak berbohong dalam hal tidak adanya pembicaraan telepon soal permintaan fatwa, antara dia dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.


"Ketika Kiai Maruf menolak adanya pembicaraan dg SBY di pengadilan, yg ditolak adalah adanya telp soal pesanan fatwa. Kalau soal pembicaraan mengenai kinjungan AHY ke PBNU antara SBY dan Kiai Maruf, memang ada. Tp itu non-issue," ujar Ulil.

"Jadi, ketika pengacara Ahok menuduh Kiai Maruf berbohong soal adanya pembicaraan dg SBY per telepon, mereka jelas ceroboh dg tuduhan itu," lanjut dia dalam twittannya.

Tapi, lanjut Ulil, tampaknya pengacara Ahok yakin benar ada bukti bahwa SBY memesan fatwa dari MUI soal Ahok. Kita tunggu saja buktinya.

"Bukti ini perlu digelar secara publik, biar tuduhan Ahokers bhw SBY ada di belik fatwa MUI soal Ahok bisa dikubur. Ini tuduhan bengis!," tukanya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya